Ada Yang Canggung Nyanyi Lagu Indonesia Raya

17 08 2014

Tadi aku ikut ibadah jam 8 di gereja GBKP Tanjung Sari.
Karena bertepatan HUT Kemerdekaan RI ke-69 jatuh di hari minggu, jadinya ibadah hari ini bertemakan peringatan Hari Kemerdekaan Indonesia.

Kupikir ibadah kali ini, ya sama aja kayak ibadah biasa. Paling tema dan khotbah aja nanti yang berkaitan dengan Kemerdekaan Indonesia.
Tapi ternyata tidak.
Diawal ibadah, semua jemaat akan menyanyikan lagu Indonesia Raya.

Wah, gak kebayang aja aku di gereja harus nyanyi Indonesia Raya. Karena kan biasanya lagu rohani yang dinyanyikan.

Dimulailah bernyanyi lagu Indonesia raya, yang dipimpin oleh 1 konduktor dan sekumpulan ibu bapak yang jadi paduan suara. Mereka pakai baju merah dan putih semua.

Saat mulai bernyanyi, aku agak canggung dalam mengeluarkan suara. Yg lain juga begitu. Tapi aku bersyukur, setelah mulai bernyanyi dan merenungkan isi lagu Indonesia Raya, aku jadi semakin semangat menyanyikannya.
Dan merinding juga sih aku menyanyikannya. Bangkit kurasakan rasa nasionalisme di dalam tubuhku, saat menyanyikan lagu ini.

Aku pun akhirnya menyadari, bahwa kemerdekaan adalah suatu hal yang besar. Suatu hal sangat patut kita syukuri. Mungkin kalau kita gak merdeka dulu, kita tidak tahu ntah seperti apa jadinya Indonesia ini. Kita tidak berhak atas milik kita sendiri bahkan untuk hidup pun ditentukan oleh orang lain. Aku bersyukur, ternyata sudah merdeka.

Pas nyanyi lagu ini, aku langsung teringat akan setiap perlombaan olahraga tingkat internasional. Karena setiap yang juara, pasti dinyanyikan lagu kebangsaannya. Ih, bangga kali ya, saat lagu kebangsaan kita didengar dan dihormati oleh seluruh internasional. Jadinya menggebu semangatku untuk membuat Indonesia bangga dan harum di mata dunia. Jadi aku mau berjuang lagi untuk memberikan yang paling baik untuk Indonesia. Apa yang bisa kuperbuat untuk bangsaku dan membuat namanya harum?

Nah sekarang kita sudah merdeka dari penjajahan negara lain. Kalo penjajahan atas dosa, sudahkah kita merdeka? Sudahkah kita memperoleh kebebasan atas dosa, sehingga maut dan neraka bukan bagian kita?
Sudahkan kita terbebas dari perbudakan iblis, yang mencucuk hidung kita dijadikannya budak, untuk melakukan dosa sesukanya?
Jika belum, mari kita terima Yesus Kristus dalam hidup kita, Dialah yang sudah menaklukkan maut, maka setiap dosa kita sudah tidak bisa memperbudak kita. Kita bebas dan merdeka dari dosa, karena Tuhan Yesus. Tinggal bagian kita, mau percaya gak, bahwa Yesus telah mati bagi kita untuk menaklukkan kuasa si Iblis. Dan juga menjadikan Kristus jadi Tuhan dalam hidup kita.

Selamat Hari Kemerdekaan ke-69 Indonesiaku tercinta.
Semoga aku bisa mengharumkan namamu dimanapun aku berada.
Selamat Hari Minggu semua :)

About these ads

Actions

Information

4 responses

17 08 2014
Abdul Jabbar Fathoni

Wah,,, bangga deh ya bisa membawa lagu itu ke kancah Internasional. Emangnya lomba apaan bang?

17 08 2014
djokedjack

Yang udah pernah lagu kebangsaan kita dikumandangkan, di ajang bulutangkis dek. Kan kalo juara 1 ato medali emas, pasti dikumandangkan lagu nasionalnya :)

17 08 2014
Doni Jaelani

Feel nyanyiin lagu kebangsaan emnag pas moment juara juara gitu ya, bikin dada bergetar hoho

17 08 2014
djokedjack

Iya bro. Bisa sampe nangis-nangis itu :D

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 376 other followers

%d bloggers like this: