5 Hal Yang Patut Direnungkan Kalau Kamu Tidak Pernah Membagikan Mimpimu Kepada Orang Lain


Sebenarnya artikel ini kubuat untuk kontes di hipwee.

Tapi ternyata setelah 2 minggu, gak dipandang2 artikel ini oleh pihak hipwee.

posting disini ajalah ya😀

——–

Semua orang pasti punya mimpi. Selain karena setiap orang pasti tidur di malam hari😀, pikiran yang dianugerahkan Tuhan kepada manusia, membuat kita dapat mengimpikan sesuatu yang kita idamkan bisa terwujud di dalam hidup. Mimpi tersebut akan dapat terwujud kalau kita mulai mengerjakannya. Tapi bagi beberapa orang, mimpi itu seringkali tidak terjadi bahkan terkadang berujung pada sebuah kekecewaan, karena mimpi yang sebenarnya dapat dicapai, tak bisa direalisasikan. Ini bisa terjadi karena orang tersebut tidak pernah membagikan mimpinya kepada orang lain. Apakah kamu juga orang yang tidak pernah membagikan mimpimu kepada orang lain? Mungkin beberapa hal ini dapat kamu renungkan.

1. Terbenam dalam pemikiran sendiri dan pesimisme

Pesimis via http://cdn.jitunews.com/dynamic/article/2014/10/30/3663/LXr9HIeYBZ.jpg?w=632

Seorang yang selalu mengerjakan sesuatu sendiri tak selalu karena merasa dirinya mampu. Ini bisa terjadi karena dia kurang bisa memberikan kepercayaan kepada orang lain, merasakan bahwa orang lain tidak akan dapat membantunya sungguh-sungguh atau malah ide itu akan dicuri oleh orang tersebut. Ini yang akan membuat kamu akan selalu terjebak dalam pemikiran sendiri yang akhirnya selalu berujung pada pesimisme. Bisa saja kamu adalah orang yang sangat kreatif, karena kamu selalu bisa berkhayal dalam pikiranmu sendiri tentang banyak ide-ide yang sangat bisa direalisasikan. Namun karena kamu tidak membagikannya dengan orang lain, ide kreatif itu hanya kamu simpan sendiri dan semakin terbenam dalam dalam pikiran sampai akhirnya kamu tidak punya semangat untuk mengerjakannya, atau akhirnya memilih untuk tidak memikirkannya lagi.

2. Kaki terikat tak bisa melangkah

Kaki Terikat via https://statik.tempo.co/?id=241737&width=620

Bermimpi adalah suatu hal yang sangat indah. Membayangkan sesuatu yang dalam realita akan sulit untuk didapatkan, namun saat kita mengimpikannya hal itu seperti sudah ada di depan mata. Untuk mewujudkan suatu mimpi tentu tidak mudah, butuh usaha yang ekstra serta pengorbanan yang bisa sampai mencucurkan air mata. Namun hal itu tidak akan pernah terwujud jika kita memilih mengerjakannya sendirian. Tak semua orang dapat terus kuat dan tegar dalam mencapai mimpinya. Seringkali hal-hal yang sudah direncanakan sebelumnya tak berjalan sesuai harapan atau bisa saja terjadi hal-hal yang diluar dugaan sehingga menghambat terwujudnya mimpi tersebut. Langkah kaki akan semakin berat melangkah, disaat semakin banyak beban yang kamu pikul di pundakmu sendiri. Kamu membutuhkan orang-orang yang dapat membantumu mengerjakannya bersama-sama. Semangat dari orang lain juga akan sangat membantu disaat kamu serasa ingin berhenti melangkah melanjutkan perjuanganmu.

3. Dihantui memori kegagalan setiap hari

Kenangan Buruk via http://cdn-2.tstatic.net/palembang/foto/bank/images/kenangan-buruk.jpg

Segudang ide yang kamu punya akan selalu muncul dalam pikiranmu, terlepas apakah ide itu kamu kerjakan atau tidak. Jika kamu kerjakan, ide itu akan menjadi memori yang indah dalam pikiranmu, yang membuatmu semakin bersemangat mewujudkan ide lainnya. Namun jika ide-ide itu tidak pernah kamu laksanakan, maka memori tentang kegagalanmu yang tidak pernah memulai mewujudkan ide-ide tersebut akan selalu menghantui hidupmu. Dan kamu merasa kamu layak menanggung itu semua dan merasa bahwa kamu adalah orang gagal yang tidak akan pernah bisa apa-apa dan memutuskan tidak akan memulai ide apa pun yang muncul berikutnya.

4. Mampu berenang melawan arus, namun selalu terbawa dalam arus

Melawan Arus via https://bisnisnesia.files.wordpress.com/2015/02/melawan-arus.jpg

Dengan ide yang kamu miliki kamu seharusnya bisa menjadi orang yang anti mainstream, melakukan hal yang out of the box. Tapi akhirnya kamu akan selalu menjadi orang dalam jalur mainstream, karena idemu hanya sebatas di pikiran saja. Dan itu akan sangat membuatmu frustrasi, karena kamu memiliki keyakinan bahwa kamu mampu untuk menjadi berbeda, namun faktanya kamu tetap menjadi orang yang sama dengan lainnya. Ide yang sepertinya sangat mungkin untuk kamu wujudkan, dan memberikan dampak positif tidak terwujud karena kamu selalu memendamnya sendiri. Dan bila akhirnya ada orang lain yang berhasil mewujudkan ide tersebut, kamu pun akan menjadi menyesal dan kecewa sehingga kamu hanya bisa berkata bahwa kamu pernah memikirkan hal itu sebelumnya. Tentu ide yang tidak pernah direalisasikan tidak berarti apa-apa.

5. Mulailah Berbagi

Persahabatan via http://fotokita.net/blog/wp-content/uploads/2016/01/aris-munandar_-_potret-persahabatan.jpg

Jika kamu merasakan hal diatas dan kamu tau kamu harus keluar dari situ, maka mungkin ini waktunya bagimu untuk membagikan mimpi dan idemu. Mulailah berbagi dengan orang-orang yang kamu rasa mau mendengarkanmu. Walaupun orang yang akan mendengar idemu, belum tentu dapat membantu mewujudkannya, namun dengan membagikannya kepada orang lain, dapat membuatmu mengetahui hal-hal yang belum terpikirkan dalam ide itu sebelumnya. Orang-orang  dapat memberikan pendapatnya tentang ide itu kepadamu.

Apabila kamu sulit untuk dapat berbagi dengan orang lain secara langsung, ada alternatif lain untuk dapat membagikan mimpi-mimpimu, yaitu dengan menulisnya di media online. Saat ini ada banyak website-website yang memberikan ruang  untuk dapat berbagi ide yang ada dalam pikiranmu. Kamu dapat menuliskan ide tersebut disitu dan menantikan ide tersebut dibaca oleh banyak orang. Setiap orang yang membaca dapat memberikan komentarnya dan hal ini tentu menjadi lebih efektif karena kamu bisa mendapat feedback yang lebih banyak dari orang-orang yang berbeda. Tak menutup kemungkinan orang yang membaca tulisanmu juga memiliki ide yang sama denganmu dan kalian bisa memutuskan untuk bekerja sama mewujudkan ide tersebut. Karena persahabatan tak selalu di mulai di masa SMA. Bisa saja persahabatanmu terjadi disaat kamu mulai membagikan idemu terhadap orang lain.

Apa Yang Ada Di Pikiran Artis-artis Sekarang?


Prilly latuconsina
Prilly latuconsina

Malam semuanya..
Udah lama saya gak ngeblog. Inspirasi selalu ada, tapi susah ngumpulkan mood buat menulisnya. Hingga datanglah hari ini, dimana saya membaca tentang artis Prilly Latuconsina yang buat video yang menghina.

Saya bukan fans dari artis ini.
Tapi setelah meilhat dia seperti jadi topik pembicaraan di berita, saya pun penasaran, apa sebenarnya kehebohan yang dia rasakan. Ternyata dia sedang membuat video dengan temannya, dan memberikan tanggapan terhadap bagaimana hubungannya dengan salah satu artis yang bernama Aliando. Dia bilang kedekatan mereka, dan yang membuat saya kaget adalah dia berani mengatakan keluarga lelaki tersebut seperti anj*ng dan t*i, secara terang2an.

Saya sama sekali tidak tertarik membela keluarga Aliando yang dikatakn begitu, toh saya tidak punya kuasa apa-apa. Tapi hal ini sangat membuat hati saya sedih, oleh karena itu saya mau berbagi dengan teman2 semua.

Teman-teman pasti sudah tau, bahwa program televisi yang dibintangi oleh prilly dan aliando ini. Ya nama sinetron itu adalah Ganteng-Ganteng Serigala. Teman-teman juga pasti sudah tau, kalau acara tersebut termasuk dalam 10 acara televisi yang dianggap kurang mendidik.

http://www.merdeka.com/peristiwa/kpi-10-sinetron-ini-tak-layak-tonton.html

http://www.kaskus.co.id/thread/5439b3fd32e2e69e178b456a/nih-gan-yang-buat-sinetron-ggs-dilarang-kpi/

Saya rasa kita semua juga sepakat bahwa memang acara itu kurang mendidik, karena menggambarkan kisah anak SMA namun tidak menunjukkan bagaimana karakter anak SMA yang seharusnya, yang patut dicontoh. Tapi tentu itu tidak akan berarti bagi adik-adik atau keponakan kita yang masih kecil. Mereka tidak peduli dengan tingkah laku yang tidak patut dicontoh itu. Malahan mereka pikir seperti itulah yang patut dicontoh.

Saya berulang kali juga mengatakan kepada keponakan dulu, bahwa film seperti ini tidak cocok ditonton anak-anak. Ibunya juga pernah melarang dia sama sekali nonton sinetron itu, namun akhirnya di kasi nonton juga. Soalnya ibunya kasian.
Teman-teman keponakan saya semua menonton film itu, jadinya sepertinya keponakan saya saja yang tidak tahu jalan ceritanya. Kasian juga melihat dia yang bercerita di rumah, tentang dia yang dikasi tau temannya bagaiamana jalan cerita GGS pada hari dia tidak menonton.
Ya saya pikir, ya sudahlah.

Beberapa bulan kemudian, akhirnya sinetron itu tidak lagi ditayangkan di jam biasa namun ditayangkan di jam agak malam. Walaupun akhirnya keponakan saya akhirnya tidak lagi menonton sinetron tersebut, tapi tetap saja dia mengidolakan pemeran-pemeran dari sintron tersebut hingga hari ini, saat saya membaca berita tentang Prilly ini.

Saya sebenarnya gak habis pikir, apa memang artis2 ini gak tau ya banyakan anak2 yang ngefans dan suka sama mereka. Para orangtua sudah merelakan anak2 mereka menonton sinetron ini yang sbenarnya dirasakna kurang memberikan pendidikan yang positif. Nah sekarang, malah artisnya yang seenaknya ngomong kayak begitu, sambil ketawa2.

Tau gak artis2 itu ya, kalo anak-anak sekarang suka pinjam hape ortunya, buat searching foto2 artis tersebut bahkan sampai lihat videonya di youtube. Pasti suatu saat mereka akan melihat video yang dibuat oleh prilly ini. Dan pasti, mereka akan semakin lancar mengatakan kata-kata anj*ng dan t*i kepada orang-orang, karena toh dia melihat artis yang disukainya, artis yang ditiru2nya gayanya, ngomong begitu juga.

Gak taulah mau bagaimana lagi kalau begini.
Mau melarang anak2 nonton TV, gak semua bisa dilarang.
Mau berharap dari TV yang ngasi tayangan yang mendidik, malah ngasih yang aneh2 yang penting orang suka.
Mau berharap sama artis, yang bisa nyadar dia jadi fans banyak anak-anak, eh malah suka2 dia aja dibuatnya ngomong.

Gak tau lagilah cemana.

*Belum lagi zaskia gotik yang diangkat jadi duta Pancasila.

Ini videonya:

Gerakan Anti-Semit Nazi dan Fisika Masa Lalu


keren:)

Iwandarmadi

1389.2 Holocaust G Ilustrasi anti semit Nazi, April 1933. Poster tersebut mengajak boykot terhadap toko-toko orang Yahudi (source:wiki.leeds.co.uk)

Revolusi fisika yang terjadi pada paruh pertama abad ke-20 kebetulan berada pada waktu dan tempat yang bersamaan dengan pergolakan politik di Eropa pada paruh abad tersebut. Di masa ini, terjadi banyak peristiwa-peristiwa penting seperti perang dunia I dan II serta gerakan anti semit oleh Nazi yang berhubungan dengan dunia fisika.

View original post 1,155 more words

Senang Melihat Orang Tersenyum


Aloha semuanya.
Apa kabarnya?

Hampir 5 bulan aku gak ngepost blog😀
Walaupun kalau cek blog hampir setiap hari😀

Aku hanya mau menuliskan kalo aku senang melihat orang tersenyum saat aku melakukan sesuatu yang baik.
Itu memberikan semangat dan gairah yang baru.
Dan aku berharap bisa melihat lebih banyak senyuman, yang artinya aku harus lebih banyak memberikan manfaat yang positif bagi orang lain.

Selamat malam untuk kita semua.
Gbu:)

Angkot App. Jika Angkot Ada Aplikasinya


IMG_20131021_212358

Dalam hari-hari saya baik saat masih mahasiswa hingga saat ini sudah bekerja, setiap pulang dan pergi pasti naik angkot .Saya menikmati setiap perjalanan saya di angkot, walaupun kadang macet tak terelakkan. Karena itulah saya menamakan diri sebagai penikmat angkot.

Penikmat angkot. Mungkin ini adalah sebutan yang sedikit janggal dan aneh bagi kebanyakan orang. Istilah penikmat angkot, ini mengacu pada orang-orang yang sudah terbiasa naik angkot atau transportasi umum dalam bepergian.

Sekarang ini, hampir setiap hal sudah dibuat aplikasinya. Mulai dari aplikasi untuk jual beli online, konsultasi kesehatan, kencan, transportasi dan lainnya. Yang paling terkenal akhir-akhir ini terkhusus di bidang transportasi adalah Go-jek. Selain karena memberikan kemudahan dalam transportasi manusia dan juga pengantaran barang, Go-jek juga semakin dikenal karena sempat mendapat penolakan dari supir ojek tradisional.

Jika semua hal sudah dibuat aplikasinya, maka saya berpikir angkot juga seharusnya juga punya. Kalau mau buat aplikasi untuk angkot atau mungkin bisa kita namakan Angkot-app, apa ya fitur-fitur yang bisa disediakan disitu? Dari pengalaman saya sebagai penikmat angkot,ada beberapa fitur yang menurut saya mungkin bisa dikembangkan pada Angkot-app nantinya.

Fitur Maps

Fitur maps bertujuan untuk memberitahu informasi posisi angkot. Misalkan penumpang masih berada di rumah. Dia bisa mengakses Angkot-app untuk mengetahui dimana posisi angkot sedang berada dan dapat menghitung berapa estimasi waktu yang dibutuhkan angkot dari posisi aktualnya hingga sampai di tempat penumpang menunggu. Ini akan membuat penumpang lebih gampang memperkirakan waktu berangkat dari rumah menuju tempat menunggu angkot, sehingga penumpang tidak terlalu lama menunggu angkot.

Fitur Check In dan Check Out

Pada setiap angkot akan dipasang sebuah penangkap sinyal sehingga aplikasi setiap penumpang yang naik yang akan secara otomatis di deteksi oleh penangkap sinyal. Setiap penumpang yang sudah naik ke angkot dan log in, akan segera diketahui oleh aplikasi milik supir angkot dan secara otomatis menentukan di lokasi mana si penumpang naik dan turun nantinya.

Fitur Auto-Ongkos

Setiap penumpang nantinya tidak lagi membayar ongkos dengan uang fisik, namun dengan pemotongan saldo atau bolehlah dinamakan Auto-ongkos. Kelemahan angkot saat ini terkhusus dalam pembayaran ongkos adalah dalam perhitungan jumlah ongkos penumpang. Misalkan, tarif yang ditentukan oleh perusahaan penyedia angkot adalah Rp 5.500/10 Km. Ini berarti setiap 1 Km, penumpang membayar Rp 550. Namun faktanya, seringkali belum sampai 1 Km, ongkos yang diminta oleh supir malah Rp 1.000 atau Rp 2.000 rupiah.

Oleh karena itu dengan sistem saldo masalah ini dapat diatasi. Penumpang akan membayar ongkos sesuai dengan jarak yang ditempuhnya. Perhitungan jarak tempuh akan diketahui lewat fitur maps, karena penangkap sinyal pada angkot akan mendeteksi Angkot-app pada gadget setiap penumpang yang naik dan akan menentukan starting point dari perjalanan si penumpang. Penumpang akan mendapat harga yang tepat sesuai dengan perjalanannya.

Fitur Rating Supir dan Tip

Penumpang dapat mengetahui profil supir yang mengendarai angkot yang sedang dinaikinya. Supir angkot saat ini dikenal karena sering seenaknya membawa kendaraan di jalan raya. Ngebut, memotong dari kiri dan mungkin menerobos lampu merah sering terjadi. Oleh karena itu, penumpang bisa memberikan rating kepada supir dari angkot yang ditumpanginya. Jika supir ugal-ugalan, penumpang dapat memberikan rating rendah pada profil supir tersebut, serta dapat juga menyampaikan keluhan terkait bagaimana supir mengemudi. Ini dapat menjadi bahan evaluasi si perusahaan pemilik Angkot-app nantinya terhadap kinerja supirnya serta kepuasan penumpang.

Penumpang yang merasakan pelayanan yang baik dari supir dapat memberikan rating yang baik. Dan bila sangat puas, penumpang boleh memberikan tip kepada supir angkot, yang akan dipotong dari saldo yang dimiliki oleh penumpang.

Fitur Timeline

Pada Angkot-app, penumpang dapat menjalin pertemanan dengan penumpang lainnya. Setiap penumpang dapat melihat temannya check in di angkot. Penumpang juga dapat membagikan situasi yang dilihatnya di sepanjang jalan atau di dalam angkot. Ini membuat penumpang lainnya dapat mengetahui kondisi di jalan misalkan macet, kecelakaan atau informasi lainnya.

Nah, itulah beberapa fitur yang terlintas dalam benak saya, kalau misalnya ada yang mau mengembangkan Angkot-app nantinya. Mungkin bisa saja kalau ini terealisasi nantinya, akan mendapat penolakan juga dari angkot-angkot tradisional, karena harus lebih disiplin. Tapi tidak ada salahnya dicoba agar setiap penikmat angkot nantinya dapat lebih menikmati perjalanan sehari-hari.

Jalan Kaki Pulang Dari Kantor


Jalan Kaki

Hampir dua bulan udah aku gak ngeblog.

Walaupun tiap hari memantau dashboard dan juga kepikiran beberapa hal untuk dituliskan di blog ini, tapi tetap aja untuk mengambil waktu dan mengumpulkan mood untuk menulis sulit untuk didapatkan, sampai tibalah hari ini.
Awalnya semua biasa-biasa saja. Aku berangkat ke kantor, mengerjakan pekerjaan dan setelah itu pulang. Dan hal yang lebih biasa adalah, walaupun ini sudah tanggal muda tapi dompetku masih kelihatan tua. Uang di dompetku hanya tinggal selembar, tapi bukan selembar biasa. Ini adalah lembaran Soekarno-Hatta #iykwim😀. Yap, uang 100an. tapi itu sebenarnya udah termasuk uang simpanan, karena gaji belum datang, uang simpanan pun akhirnya harus turun membantu jalannya kehidupan.

Biasanya aku berjalan ke simpang dari kantor. Tapi kalau ada orang yang kebetulan bawa kendaraan mau pulang ke depan, kadang aku nebeng. Dan hari ini ternyata ada bang eman, teman satu kantorku, di mau pulang, jadinya aku bisa nebeng. Sesampainya di simpang, aku pun turun karena aku dan bang eman berbeda arah rumah. Jadi aku pun nyebrang untuk menunggu angkot pulang ke rumah. Saat sudah datang angkot yang jurusannya sesuai dengan arah rumahku, aku baru teringat, ternyata uangku hanya 1 lembar uang proklamator.

Kalo aku kasi uang proklamator waktu bayar ongkos, feelingku gak enak. Karena dari pengalamanku sering, yang bayar ongkos pake uang 50 ribu aja pun sering kena semprot sama supir, ini apalagi uang 100 ribu. Ah, niatku untuk naik angkot pun kubatalkan. aku memutuskan untuk menukar uangku terlebih dahulu.
Aku mulai berjalan, memperhatikan setiap pinggiran jalan, dimana kira-kira aku bisa memecahkan uang 100 ini. Pertama lewatlah aku di depan tukang sate. Wah mantap kali harumnya pikirku. Tapi berhubung ini masih belum jelas gajiannya kapan, aku pikir hemat-hemat dululah, beli keperluan yang memang wajib dibeli ajalah, bukannya makan di luar (karena kakakku masak di rumah). Akhirnya kuputuskan, aku mau membeli odol saja, karena memang odolku sudah habis.
Mulai dari pajak setiabudi, aku mencari-cari indomaret atau alfamart. Ternyata sampai simpang dr.mansyur pun ku cari tidak ada. Sebenarnya disitu ada minimarket, tapi iklan di depannya katanya dia jual snack dll impor. Bah, elit kali lah aku, mau gosok gigi pun pake odol impor, apalagi pas lagi tinggi kali nilai tukar rupiah dengan dolar. Bisa-bisa nangis aku pas gosok gigi, soalnya dolar ini yang kugosok-gosok ke gigiku.

Ku teruskan perjalananku sambil memperhatikan kiri dan kanan. Perjalanaku tidak seperti lagu naik-naik ke puncak gunung, karena kiri kanan kulihat banyak, bukan pohon cemara, tapi tukang putu, tukang goreng, tukang jus, tukang susu, tukang sate, tukang pizza, tukang bebek goreng, tukang buah sampai tukang parkir. Wah, tak terasa aku berjalan, ternyata udah sampai di gerbang depan Tasbi, jalan utama masuk ke kantorku (biasanya aku ke kantor dari jalur belakang/backdoor, dari pajak setiabudi).

Ini uang belum juga pecah-pecah. Padahal aku udah jalan cukup jauh. Tapi memang aku lagi gak ada kerjaan, ya udahlah pikirku, coba jalan sedikit lebih jauh lagi manatau ketemu. Jalan ku terus berjalan, akhirnya sampai di jalan Abdul Hakim (tembusan kampung susuk dekat USU), akhirnya ketemu indomaret. Singgahlah aku di Indomaret itu.
Masuk ke indomaret, aku pun berharap akan dapat ucapan “Selamat Sore, silahkan berbelanja” dari penjaga indomaret. Ternyata pas aku masuk, gak ada yang ngucapkan apa-apa. Ah, bohonglah meme yang tadi pagi kubaca, katanya jangan baper kalo pas di indomaret ato alfamart ada yang ngucapkan selamat pagi ato selamat sore. Nah, ini aku masuk malah gak ada ucapan apa-apa. Dapat ucapan nggak, kena baper iya *combo attack*.

Yaudahlah pikirku, aku pun berjalan ke arah tempat odol, untuk mencari odol yang biasa kupakai. Pas nyampe, kulihat ada odolnya langsung kuambil. Aku berkeliling bentar, sebelum ke kasir, melihat-lihat apa yang bisa dimakan. ternyata karena udah jauh jalan, lapar juga perutku. Pas aku lihat, ada potato chip yang belum pernah kumakan. Coba ahhh, pikirku dan aku pun menuju kasir untuk membayar. Pas membayar ternyata total yang kubeli sekitar 40 ribu. Bah, teringat aku, padahal tadi niatku mau hematnya, nah ini malah jadi lebih banyak pengeluaran. Tapi yaudahlah kubayar aja. Setelah membayar aku bergegas keluar. Ternyata pas keluar pun aku tetap aja gak ada sapaan dari yang jaga indomaret ini. Ah sudahlah mungkin aku terlalu baik buat mereka.

Sambil makan chip itu aku pun berjalan menuju ke tempat nunggu angkot, karena uangku sekarang gak uang proklamator lagi, tapi aku udah ditemani sama I Gusti Ngurah Rai, Sultan Mahmud Badaruddin, 2 Pangeran Antasari sama 2 burung Kakatua Raja (ayo tebak berapa jumlah uangku sekarang :D). Setiap angkot yang lewat isinya padat semua, aku pun mulai berjalan saja sambil ngemil, manatau nanti ada angkot yang lewat agak lengang. Ternyata aku jadinya malah keasikan jalan, karena ternyata aku udah sampai di pasar 2 setiabudi. Wah udah makin dekat aja ke rumah pikirku (walaupun masih berjarak sekitar 1 atau 2 KM lebih dari rumahku).
Aku pun mulai berpikir, ini aku masih mau naik angkot ato lanjut jalan kaki aja ke rumah. Karena memang kakiku udah agak berasa pegal ini. Tapi coba ajalah jalan terus, pas udah gak tahan lagi nanti naik angkot aja pikirku lagi. Aku pun lanjut berjalan.

Selama berjalan, orang-orang banyak yang memperhatikanku. Baik yang di angkot, di kendaraan ato yang di toko dan warung di pinggir jalan. Mungkin janggal ya, karena aku pake tas besar (aku bawa laptop) sama pake sepatu pancus tapi jalan kaki. Jelas-jelas sepatu pancus itu bukan kategori sepatu sport, dibilang backpacker juga orang gak bakal percaya, mana ada orang backpacker pake sepatu pancus😀. Tapi yaudahlah pikirku, aku lanjut jalan aja. Biarlah aku seperti berjalan di catwalk, semua mata tertuju padaku😀

Asik juga sih ternyata jalan-jalan sore gini di kota Medan. Walau macet di tengah jalan, tapi di tepi jalan bisa melaju gas terus. Langit yang masih terang dan cerah pun enak untuk di pandang. Aktivitas orang-orang di sore hari pun masih kelihatan penuh gairah, karena memang banyak yang memulai aktivitasnya di sore hari, terkhusus yang berjualan. Melihat hal-hal yang lebih detail lagi, karena memang selama ini aku lihat pas di angkot, tapi pas berjalan aku malah lihat banyak hal yang gak aku perhatikan selama ini. Lumayanlah perjalanan sore ini untuk merefresh kembali otak yang sudah cukup capek berpikir ini.

Beberapa menit kemudian tibalah aku di lampu merah ringroad. Walau sudah agak capek, tapi ini sudah sangat dekat ke rumahku. Aku pun lanjut berjalan terus sampai akhirnya tiba di simpang pemda. Di simpang pemda, langit sudah tidak terlalu cerah, karena jam sudah menunjukkan pukul 18.20. Kulanjutkan berjalan, akhirnya sampailah aku di rumah pukul 18.35. Ternyata aku sudah berjalan sekitar 1 jam.

Wow, gak nyangka ternyata bisa juga aku jalan kaki pulang dari kantor. Memang gak pernah terpikir untuk pulang dengan berjalan kaki, apalagi jarak rumah ke kantor tidak dekat, berjarak sekitar lebih kurang 4 KM. Tapi yeah, i made it. Berjalan menaiki gunung mungkin lebih menarik dan memang aku tadi gak naik gunung dan akhirnya poto di puncak dengan tulisan di kertas. Tapi setidaknya aku melakukan sesuatu yang mungkin dirasakan orang “kurang kerjaan” ato “tah apa-apa” dan ya, aku melakukannya. Memang aku suka hal yang anti mainstream😀

Demikianlah kisahku hari ini. Aku merasa perlu menuliskannya, karena secara pribadi ini menarik bagiku. Berjalan menikmati sore di kota Medan. Semoga kaki ini masih tetap kuat. Soalnya gak tau di hari esok, dompet masih kering atau sudah musim penghujan. Kalo tetap masih belum gajian, kayaknya bakal sering aku jalan kaki pulang dan pergi ngantor ini😀 *Impossible, masak kembali ke zaman dahulu aku😀

Selamat malam untuk kita semua.
Selamat beristirahat.

Salam dari Jakup, di kejauhan 4 Km dari kantor di tasbi :’D