INAVASI


Inovasi. Mungkin yang akan muncul di benak kita adalah sesuatu yang baru, hebat, dan lain daripada yang lain. Ya, saya rasa itu cukup benar. Inovasi atau dalam bahasa inggris disebut inovation,merupakan sebuah sebuah proses yang untuk menghasilkan sesuatu yang baru baik itu gagasan, metode, ataupun alat seperti yang tertera di KBBI. Hal-hal yang baru ini tidak terbatas pada beberapa bidang saja, seperti dalam pikiran banyak orang yang berpendapat bahwa inovasi itu hanya berada di bidang sains dan teknologi saja. Tidak heran, karena memang bidang sains dan teknologi selalu memberikan sebuah kesan yang lebih menakjubkan di banding dengan bidang lainnya seperti bidang ekonomi, sosial budaya, politik, dan sebagainya. Padahal bidang lain tersebut juga punya inovasi. Mari kita lihat Mohammad Yunus yang memenangkan Nobel Perdamaian tahun 2006 dengan sistem kredit mikronya yang berhasil membantu jutaan rakyat miskin di Bangladesh. Ini merupakan sebuah contoh inovasi, karena memberikan sebuah jalan baru untuk memberantas kemiskinan.
Apakah kita membutuhkan inovasi? Jawabannya ya. Walaupun kita sudah berada di situasi yang segalanya sudah bekerja dengan baik saat ini, tapi dengan sifat yang manusia yang tidak pernah puas, maka inovasi akan terus berlanjut. Shampo yang dapat memberikan kelembutan pada rambut dan juga dapat memberikan ketenangan hati pastinya akan lebih laku di pasaran bukan? Intinya inovasi ini membuat segala sesuatu menjadi lebih baik. Sesuatu yang lebih baik tentunya akan lebih dihargai pula bukan. Itulah salah satu alasan mengapa kita butuh inovasi.
Bagaimana dengan Indonesia?Apakah Indonesia sudah memiliki inovasi? Tentu punya. Mari kita lihat mantan Presiden kita Bapak B.J.Habibie. Dia merupakan seorang ahli di bidang teknologi pesawat terbang (maafkan saya ya,karena harus mengambil contoh di bidang sains teknologi juga, karena memang Pak Habibie ini sudah pasti akrab di telinga kita ^_^). Dengan teorinya yang bernama crack progression, maka pesawat terbang yang ada pada saat ini menjadi mempunyai nilai safety yang lebih baik daripada sebelumnya, dan lebih mudah dan murah dipelihara. Sedikit bercerita, masalah pesawat yang dihadapi oleh perusahaan penghasil pesawat pada saat itu adalah adanya titik rawan kelelahan pada pada sambungan antara sayap dan badan pesawat terbang atau antara sayap dan dudukan mesin,akibat kerusakan konstruksi. Bagian tersebut mengalami guncangan keras dan terus-menerus, baik ketika tubuhnya lepas landas maupun mendarat. Ketika lepas landas, sambungannya menerima tekanan udara (uplift) yang besar. Ketika menyentuh landasan, bagian ini pula yang menanggung empasan tubuh pesawat. Kelelahan logam pun terjadi, dan itu awal dari keretakan (crack). Dia pun menjadi salah satu orang yang disegani dan diakui oleh internasional dengan inovasinya tersebut. Tidak hanya cerdas dalam pemecahan masalah, dia juga lihai dalam perancangan pesawat terbang. Dia juga pernah membuat sebuah pesawat tebang yang bernama N250 GatotKaca. Contoh lain juga dalam bidang teknologi persenjataan di Indonesia kita mengetahui PT.Pindad yang memproduksi senjata api. Dengan adanya perusahaan ini tentunya Indonesia tak perlu berpusing pusing lagi membeli senjata untuk keperluan TNI dan POLRI bukan. Tidak hanya untuk Indonesia tapi senjata hasil buatan perusahaan ini juga di ekspor ke Negara lain. Eng ing eng…, devisa Negara pun bertambah.
Nah apabila putera-puteri Indonesia bisa membuat banyak inovasi, bukankah kita tidak perlu disusahkan dengan pembelian peralatan-peralatan ke luar negeri yang harganya cukup mahal?? Kita bisa menghemat pengeluaran Negara, karena membeli barang-barang buatan kita sendiri. Tapi apakah kita semua inovasi anak bangsa sudah betul-betul menjadi inavasi (saya pakai kata “ina” untuk mengacu ke Indonesia ^_^). Belum. Banyak inavasi kita yang masih menjadi hak milik Negara lain. Sungguh sangat disayangkan bukan. Seharusnya kita bisa menjadikannya betul-betul inavasi, andai saja inavasi ini bisa mendapat perhatian lebih dari pemerintah. Jadi marilah, kita tunjukkan inavasi-inavasi kita dan buktikan bahwa kita bisa menjadi sebuah Negara yang mandiri, yang bisa memanfaatkan apa yang dimiliki, bukan dari apa yang diingini. Melalui COMPFEST 2011 (http://compfest2011.com/)ini juga, kita bisa menunjukkan inavasi baru kita, karena melalui COMPFEST 2011 kreativitas kita bisa terpacu lebih baik yang dapat menghasilkan innovator-inovator baru. Go Inavation!!

sumber referensi:
Majalah Gatra Ed. Khusus, Agustus 2004.
http://kampus.okezone.com/read/2010/01/07/95/291707/95/mengoptimalkan-peran-wong-cilik

http://kamusbahasaindonesia.org/inovasi

Blogging Competition Compfest 2011

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s