Revolusi Pembuatan Kue Bawang


helloooooo…

kembali bersama saya Jakup Ginting di acara “Masak Bahagia bersama Jakup Ginting”
hahahahahaha

yup,kali ini aku mau bahas topik yang berhubungan sama masak memasak.
eits,tapi aku bukan mau ngasi resep lhoo,tapi mau bahas pengalamanku membuat kue bawang hari ini..

ya di bulan natal gini emang sudah tradisi keluargaku buat berbagai macam kue untuk tahun baru nanti,karena bakal banyak sodara yang datang kerumah nanti.

kue yang udah kami buat kue coklat, kue nastar (ini favoritku yummy ;)), kembang loyang, kue pandan, kue lidah kucing, dan kue bawang.

bagi yang gak tau gimana itu kue bawang,nih kutunjukkan oknumnya😀

IMG_0181 copy

kita kembali ke topik awal,apa rupanya yang spesial dari kue bawangku hari ini??

FYI kue bawang itu udah jadi kue yang primary (istilah kerennya :D),jadi dibuat tiap tahun.
kalo kue yang lain misal kue coklat, ato kue pandan itu optional,yang artinya bisa dibuat bisa juga gak (tergantung mood kakakku, kalo pengen dia dbuatnya, kalo gak ya wait next year lah,hahahaha).

tiap tahunnya aku selalu ikut ambil bagian dalam pembuatan kue bawang ini,kalo gak jadi tim hore2, palingan jadi tim penyicip😀, karena biasanya rame yang buat dirumah bisa sampe 4 orang.
tapi tahun ini kakakku no 3 udah nikah, jadi tinggal bareng suami makanya yang buat kue tahun ini cuma kakak no 4 dan mamak.
dengan berat hati aku pun harus ikut sebagai tim inti di pembuatan kue tahun ini -____-(macam tim sepakbola aja ya)

pas tadi awal2 mecetak adonannya (kebetulan aku ditempatkan di Departemen Penggilingan & Pencetakan tadi :D), kami ngerjainya dengan cara konvensional alias cara yang udah kami pake secara turun temurun yaitu:

1. giling adonannya
2. masukkan ke mesin pencetak (mesin pencetak mie, kalo kami nyebutnya ampia)
3. potong2 kue bawang yang dah dicetak
4. lalu digoreng

waktu ngebuatnya tadi, bosaaaan kali terasa karena emang dari segi kerumitan pun rumit, karena kadang nempel2 kuenya karena terlalu tipis n kelamaan dibiarkan. dan dari segi waktu pun lama kali karena cuma aku n kakak yang cetak, makanya mamak di Departemen Penggorengan jadinya nyantai aja, soalnya lama kali baru selesai kami cetak untuk sekali goreng.

karena bosan n waktunya lama, maka aku dan kakak berpikir gimana caranya biar cepat selesai n gak rumit ngerjainya.
TADAAAAA *muncul lampu dikepala kami😀
muncul ide di pikiran kami untuk mencoba mengubah urutan prosedurnya jadi:

1. giling adonannya
2. potong2 adonan yang udah digiling
3. masukkan ke mesin pencetak
4. lalu digoreng

jadi gue harus makan kue bawang sambil bilang WOW gitu??

ya betul,bilanglah WOW sambil makan kue bawang, karena emang WOW hasilnya.
waktu yang kami butuhkan untuk mencetaknya jadi lebih cepat dan kerumitannya pun jadi berkurang.

alhasil mamak yang statusnya idle dari tadi terpaksa berubah jadi busy, karena kami udah bisa bekerja dengan lebih cepat. (macam teknik pemodelan dan simulasi ya :D)

jadi apa sih yang mau disampekan dari ini semua??
yang mau kusampekan adalah:
Sesuatu penemuan itu bisa terjadi dikarenakan banyaknya kondisi, salah satunya adalah karena kondisi yang terlalu rumit dan membutuhkan waktu yang lama, sehingga dibutuhkan suatu cara yang lebih cepat untuk menyelesaikannya.

kenapa bisa muncul alat transportasi??
ya karena capek kan ngangkat2 barang dari satu tempat ke tempat yang lain jalan kaki.

kenapa muncul hape??
ya gimana kita mau nelpon dosen (esseh yang mau menuju skripsi :D) dari lapangan, sedangkan telepon cuma adanya di dalam gedung??

penemuan itu didasari atas bagaimana agar sesuatu dapat dikerjakan jadi lebih mudah.

yap, hari ini saya mendapat pengalaman bagaimana sih pemikiran seseorang saat mulai membuat suatu penemuan.
memang karena kondisi yang mendesak dan kurang mengenakkanlah yang membuat ide itu muncul.

jadi kesimpulannya:
mari kita semua menjadi penemu2 di lingkungan kita masing2. ada banyak permasalahan2 yang terjadi di kehidupan kita sehari-hari dari yang rumit bahkan sampai ke yang paling sederhana sekalipun, seperti pengalaman saya diatas.

tapi kita juga harus rajin berdoa lhoo. karena biasanya saat semua terjadi lebih mudah karena penemuan manusia, manusia bisa jadi sombong dan menganggap dirinya lebih hebat dari Tuhan. padahal di Ams 1:7 jelas dibilang Takut akan TUHAN adalah permulaan pengetahuan, tetapi orang bodoh menghina hikmat dan didikan.
yap, semua pengetahuan kita datang dari Tuhan. jadi mari kita syukuri semua yang Dia kasi sama kita, dan tetap rendah hati, karena kita ini gak ada apa2nya di bandingkan kehebatan Tuhan.

juga mintalah sama Tuhan biar semua penemuan kita ini gak buat kita jadi orang yang pemalas, karena emang semua penemuan ini ditemukan untuk hal kemudahan dan kepraktisan kan.

nah gak terasa kita telah sampai di penghujung acara.
kita ketemu lagi di minggu depan tetap di acara yang samaaa, “Masak Bahagia bersama Jakup Ginting”..
hahahahaha
😀
daaaaaa

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s