Legenda Empek-empek (kisah nyata)


Zaman dahulu kala ada 5 orang bersaudara. 4 kakak perempuan dan 1 adik paling kecil laki2..
walaupun mereka tinggal di daerah yang berbeda-beda, tapi mereka semua saling mengasihi, begitu juga dengan orang tua mereka..

suatu hari adik laki2 terkena “gejala penyakit pengen makan empek-empek”..

si adik tidak bisa konsentrasi, karena yang pikirannya selalu dipenuhi oleh empek-empek..

mau belajar ingat empek-empek..

mau tidur ingat empek-empek..

mau makan ingat empek-empek..

oleh karena itu, si adik mengirim surat ke kakak ke 4 melalui kurir yang bernama “Kartu As”.

isi suratnya adalah agar si kakak membuatkan penawar “gejala penyakit pengen makan pempek”..

1 menit kemudian si kurir “Kartu As” pun sampai di kediaman kakak ke 4.  setelah menerima surat tersebut, kakak ke-4 pun memberi surat balasan kepada kurir untuk diantarkan pada adik tersebut.

isi suratnya adalah: “aduh gak sempat kakak dek, karena ada yangt mau diurus di desa seberang”

setelah membaca surat tersebut, si adik pun merasa sedih. tapi si adik tetap tegar, walaupun “gejala penyakit pengen makan pempek” masih terus mendera..

keesokan harinya, saat si adik baru pulang dari kampus, ternyata empek-empek sudah ada dirumah.

ternyata kakak ke 4 jadi membuat empek-empek dan dia sendiri yang mengantar ke kediaman adik laki-laki..

betapa senang adik itu karena empek-empeknya banyak sekali..

si adik pun langsung saja mengambil empek-empek itu, dan mempersiapkan peralatan masak.

pertama-tama sediakan wajan, sendok masak, minyak goreng secukupnya, asam jawa yang sudah dicairkan, serta empek-empek kiriman tadi.

masukkan minyak goreng ke dalam wajan yang sudah dipanasi di gas.

setelah itu masukkan empek-empek ke dalam wajan yang berisi minyak goreng..

goreng empek-empek hingga berwarna keemasan..

setelah siap di goreng,  diamkan sekitar 2 menit, agar minyak gorengnya terpisah dari empek-empek..

sajikan asam jawa cair di mangkuk. kemudian masukkan empek-empek ke dalamnya..

selamat menikmati..

akhirnya sang adik pun makan empek-empek dan akhirnya sembuh dari “gejala penyakit pengen makan pempek”..

si adik pun dapat berkativitas dengan fokus seperti semula..

selama seminggu si adik mekan empek-empek terus,  karena empek-empeknya banyak sekali..

tapi ntah kenapa, di hari penghabisan empek-empek saat di goreng, banyak yang gosong..

itu masih menjadi misteri sampai sekarang..

 

 

 

(berdasarkan kisah nyata..)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s