Marga Suku Karo dan Cabang-cabangnya (Ditambah Ulasannya)


Halo semua.
Kali ini aku mau posting tentang induk marga yang ada di suku Karo beserta cabang-cabangnya.

Sering temanku bilang margaku unik, karena seperti nama raja rimba “sinusinga”😀
Tapi mungkin ada yang lebih keren lagi dari itu, yok cekidot:

Ginting
1. Ajartambun
2. Babo
3. Beras
4. Capah
5. Garamata
6. Gurupati
7. Jadibata
8. Jawak
9. Manik
10. Pase
11. Seragih
12. Sugihen
13. Sinusinga
14. Suka
15. Munthe

Karo-Karo
1. Barus
2. Bukit
3. Gurusinga
4. Jung
5. Kaban
6. Kacaribu
7. Karo Sekali
8. Kemit
9. Ketaren
10. Purba
11. Samura
12. Sinubulan
13. Sinuhaji
14. Sinukaban
15. Sinulingga
16. Sinuraya
17. Sitepu
18. Surbakti

Perangin-angin
1. Bangun
2. Banjerang
3. Kacinambun
4. Keliat
5. Laksa Bangun
6. Mano
7. Namohaji
8. Pencawan
9. Pinem
10. Sebayang
11. Singarimbun
12. Sinurat
13. Sukatendel
14. Tanjung
15. Teger
16. Ulun Jandi
17. Uwir

Sembiring
1. Berahmana
2. Bunuhaji
3. Busok
4. Colia
5. Depari
6. Gurukinayan
7. Kapour
8. Keling
9. Keloko
10. Kembaren
11. Meliala
12. Muham
13. Pandebayang
14. Pandia
15. Pelawi
16. Sinulaki
17. Sinupayung
18. Tekang

Tarigan
1. Bondong
2. Gana-gana
3. Gerneng
4. Gersang
5. Jampang
6. Pekan
7. Sibero
8. Silangit
9. Tambak
10. Tambun
11. Tegor
12. Tendang
13. Tua

Nah, itulah marga serta cabangnya yang ada di suku Karo. Mungkin masih ada yang lain sebenarnya, tapi katanya sih ada beberapa cabang yang sudah tidak diketahui lagi atau bahkan putus generasi. Beberapa mirip dengan marga di suku batak toba, simalungun, pak-pak ya.

Cara pemakaian nama marga itu beserta cabangnya adalah:
[nama][induk marga][cabang marga]
Misal kalo aku berarti, namaku Jakup, induk margaku Ginting dan cabang margaku Sinusinga. Jadi penulisannya:
Jakup Ginting Sinusinga

Tapi tidak semua marga terbiasa menggunakan susunan diatas, terutama marga karo-karo dan perangin-angin. Biasanya pemilik marga ini hanya mencantumkan induk marganya saja, ato cabang marganya saja pada namanya, tapi tidak keduanya sekaligus, misalnya Iwan Karo-karo (induk marga saj) ato Awin Sebayang (cabang marga saja.

Zaman sekarang ini, banyak orang Karo apalagi orang muda yang tidak tahu lagi apa cabang marganya. Dia tahunya cuma marga ginting ato sembiring, tapi gak tau cabangnya apa.
Tapi yang paling buat sedih, adalah banyak juga sekarang ini yang menyingkat marganya atau bahkan menghilangkan marganya sebagai identitasnya. Padahal marga itu adalah suatu identitas dari kita suku Karo.
Atau ada yang malu jadi suku Karo?
Kalo aku sih gak, aku bangga jadi orang Karo.🙂

Budaya yang kian luntur harus tetap dilestarikan.
Tetap berdoa untuk proses penanggulangan bencana dan relokasi korban Gunung Sinabung Tanah Karo semuanya🙂

NB: aku dapat info marga itu dari kalender adat Karo yang ada di rumahku🙂

image

22 thoughts on “Marga Suku Karo dan Cabang-cabangnya (Ditambah Ulasannya)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s