Berbagi Beban : Panti Asuhan RAHPIA


Memang Tuhan menentukan setiap hal yang terjadi dalam kehidupan untuk mendatangkan kebaikan.
Dan Tuhan selalu mau kita mengerti apa yang Dia kehendaki, karena Dialah pencipta kita, kitalah milik-Nya.

Sebenarnya saya dan teman-teman mau sharing dengan pembicara untuk retreat nanti. Di hari sebelumnya kami diinformasikan bahwa ibu pembicara sudah berpindah rumah, sehingga kami pun diberikan alamat yang baru. Dan dijelaskan bahwa rumah yang sedang ditempati oleh ibu pembicara berada di samping sebuah panti asuhan yang bernama panti asuhan Rahpia. Awalnya saat mendengar panti asuhan itu, perasaanku biasa saja. Ya sudah biasa kan dengar panti asuhan.

image

Akhirnya di hari rabu pun kami datang ke rumah ibu pembicara dan membahas tentang isi retreat nanti. Saat berbincang ibu pembicara juga bercerita tentang panti asuhan Rahpia tersebut.
Setelah ibu pembicara bercerita tentang panti tersebut, kami pun merasa perlu untuk berkunjung sebentar ke panti itu sebelum kami pulang ke tempat kami masing-masing.

Kami pun berkunjung ke panti itu sebentar. Rumah pantinya tidak begitu besar, tapi saat masuk saya bisa merasakan ruangan dengan suasana yang hangat dan menyenangkan. Kami disambut oleh kakak pengurus panti juga dengan sambutan hangat. Adik-adik panti semua sedang sekolah, karena kami datang di pagi hari. Mulailah kami berbincang-bincang tentang panti asuhan ini di kursi-kursi kecil yang aku percaya sering dipakai adik-adik dalam beraktivitas.

image

Dari yang disampaikan oleh kak uly, salah satu pengurus panti ini, kami mengetahui bahwa panti asuhan ini sudah berdiri mulai tahun 2009. Bermula dari kak uly, yang Tuhan bisa menangkan dan bertobat, Tuhan berikan satu visi kepada kak uly untuk dia kerjakan dalam hidupnya. Dia mendapatkan visi ini saat membaca ayat Mazmur 68:6 “Bapa bagi anak yatim dan Pelindung bagi para janda, itulah Allah di kediaman-Nya yang kudus; ” *ini ayatnya kalo tidak salah.
Akhirnya dia pun yang sebelumnya adalah guru yang merupakan lulusan dari salah satu universitas di medan memutuskan untuk melayani Tuhan secara fokus terutama dalam melayani adik-adik di panti ini.

Akhirnya panti asuhan ini pun didirikan. Adik-adik yang ada di panti ini berjumlah 12 orang. Mereka semua sudah masuk SD. Mereka menjalani segala aktivitas bersama-sama di panti ini. Mulai dari tidur bersama, berdoa dan merenungkan firman Tuhan bersama, belajar bersama, makan bersama, bermain bersama. Semua mereka kerjakan di panti ini.

image

Namun tentunya keceriaan yang mereka rasakan, sering juga berdampingan dengan rasa was-was terhadap segala kebutuhan yang ada. Ada dua hal yang disampaikan oleh kak uly tadi yang menjadi topik doa mereka yaitu, untuk tambahan tenaga pengurus serta kecukupan dana. Tentu tidak gampang dalam mendidik adik-adik yang masih dalam usia sangat muda ini ditambah lagi dengan satu bagian perbedaan yang mereka rasakan dari orang sekeliling. Perlu doa dan juga tenaga yang cukup.
Untuk masalah kecukupan dana, perlu donatur yang siap mencukupi kebutuhan adik-adik di panti ini. Karena tidak ada donatur yang tetap, jadi kebutuhan adik-adik di panti ini terpenuhi oleh setiap bantuan yang didapatkan dari orang-orang yang berkunjung ke panti ini.

Disinilah saya mau berbagi beban. Saya juga hari ini kembali mengerti arti berbagi beban. Beban yang berat mungkin sedang dirasakan oleh kakak pengurus dan juga adik-adik. Tapi sebagai orang-orang yang telah dianugerahi lebih daripada adik-adik ini, sudah menjadi bagian kita untuk menanggung sebagian atau sedikit saja pun beban yang dirasakan oleh kakak dan adik-adik tersebut.

Jikalau kamu sudah mengerti dan mau memikul sedikit beban kakak dan adik-adik tersebut, maka banyak hal yang bisa dikerjakan.
Bantuan-bantuan baik secara materi dan juga rohani, tentu bisa menambah keceriaan dan tentunya sukacita bagi adik-adik kita di panti tersebut. Dan bukan mereka saja, tapi saya percaya Tuhan pun semakin bersukacita melihat kita, karena kita pun mau memperhatikan saudara-saudari kita.

Oleh karena itu, jikalau ada dari kita yang ingin memberikan bantuan secara materi ataupun dana boleh di berikan ke panti asuhan ini. Alamatnya di Simalingkar B, Gg. Maju Raya No.9b Medan. No hape kak uly bisa diminta ke saya.
Dan walaupun tidak bisa memberi secara materi, setelah kita membaca post ini, kita boleh berdoa kepada Tuhan kiranya Tuhan yang memberikan kekuatan dan sukacita kepada kakak dan adik-adik di panti, serta menggerakkan hati orang-orang lain untuk boleh ikut memikul beban tersebut.

Tetap semangat untuk kita semua.
Sudahkah kita merasakan beban yang dibagikan diatas?
🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s