Petualangan Di Kota Medan Dengan Google Maps


Hai semua.
Apa kabar?

Hari ini aku berpetualang di kota Medan. Seperti apa petualangannya? Mari kita baca.

Jadi petualangan ini dimulai dari jam 5 pagi tadi. Saat jam sudah menunjukkan tepat pukul 5, langsunglah aku mendapat telpon bergantian dari 3 orang temanku (baca:kak desi, kak eva dan kak destri). Mengapa mereka meneleponku? Karena aku emang minta tolong sama mereka, untuk membangunkanku lewat telepon soalnya aku takut tidak bisa bangun lebih awal untuk memulai petualanganku.
Dapat telepon dari 3 orang, cukup untuk membuatku akhirnya bangun dan tidak tidur lagi. Akhirnya aku pun bersaat teduh.

Selesai saat teduh aku berdiri dari tempat tidur, aku merasakan bahwa kakiku sedikit naik betis. Ini pasti karena semalam aku salah duduk pas jadi moderator.
Aku pun masuk ke kamar mandi. Di kamar mandi aku langsung disambut sikat gigi, odol, gayung dan sabun, yang selalu setia menemaniku di kamar mandi ini. Aku pun mandi, sambil bernyanyi di depan layar tertutup. Tapi sayang hari ini aku tidak bisa mengalahkan vote sainganku, oleh karena itu layar di depanku pun tidak terbuka, padahal empat juri sudah memberikan votenya samaku. Eh tunggu dulu, aku kan mandi bukan ikut lomba Rising Star😀

Selesai mandi, aku kembali ke kamar. Di kamar aku ganti pakaian, dan karena jam masih menunjukkan jam 5.30 aku duduk sebentar di tempat tidur. Seperti biasa, kalo bangun lebih pagi, tempat tidurku selalu menebarkan pesona lebih sehingga membuatku ingin tidur lagi. Gak ngefek baru mandi, tetap aja aku masih ngantuk. Tapi syukurlah aku bisa memotivasi diriku, untuk tidak tidur, karena bisa kebablasan kalo tidur lagi sekarang.

Akhirnya sampailah di jam 6. Aku pun berangkat. Langit di luar masih gelap, walaupun sudah agak banyak orang yang berjalan. Inilah pengalamanku pertama kali, berangkat pas hari masih gelap dengan pakaian rapi. Memang sering juganya aku keluar pas hari masih gelap, tapi itu karena disuruh beli kelapa parut ato ikan sama mamakku. Ya jadinya, bajuku pun masih baju tidur, dan biasanya mandi pun tidak.
Aku pun berjalan ke simpang dari rumah.

Sampai di simpang, aku langsung menunggu angkot ke tempat tujuanku. Hampir beberapa menit juga aku menunggu, karena angkot tak kunjung datang. Mungkin karena masih pagi-pagi ya. Teng ting teng. Beberapa menit kemudian, angkot yang ditunggu pun datang. Di angkot itu hanya ada abang supir dan 1 orang gadis.dengan pakaian kerja yang duduk di belakang. Angkot pun berangkat dan melaju dengan kencang, karena memang jalanan masih lengang. Di tengah angkot yang melaju sangat kencang, aku masih mengantuk sebenarnya tapi aku tidak bisa menghentikan pandanganku dari si gadis itu. Sesekali aku meliriknya, lalu kupandang keluar lalu kulirik lagi. Aku terpesona dibuatnya, soalnya rambutnya terbang ke belakang, karena angkot berjalan sangat kencang. Aku jadi teringat dengan songoku di dragonball, waktu dia berubah jadi super saiya. Jadi rambutnya terbang-terbang juga. Jangan-jangan gadis ini juga keturunan saiya.😀

Sampailah aku di tujuan. Aku membayar ongkos dan kemudian mengambil hapeku. Jam sudah pukul 6.30. Sebenarnya aku janjian dengan temanku (Kak destri dan Nulika) ketemu di tempat ini jam 6.45. Namun karena aku datang 15 menit lebih awal, aku memutuskan untuk berangkat terlebih dahulu ke tempat yang sebenarnya akan kami tuju. Aku membuka google maps di hapeku, dan memasukkan alamat tempat yang aku tuju. Ternyata dari tempatku berdiri dengan tempat yang kutuju berjarak 1 Km. Sambil masih dalam kondisi sedikit mengantuk aku pun memutuskan untuk berjalan, dan mengikuti petunjuk di google maps. Karena GPS ku aktif, jadi setiap aku berjalan petunjuk di google mapsku juga bergerak. Jadi ketahuan sudah di mana posisiku, kalo ke kiri maka petunjuk akan bergerak ke kiri, dan kalau ke kanan maka dia juga ke kanan.

Sangat seru kurasakan, karena seperti mencari sebuah harta karun dari peta rasanya. Terus aku berjalan sambil mengikuti arahan peta ini. Memang tidak lewat hutan-hutan dan menyebrang sungai aku serta juga tidak ada binatang buasnya. Walau kakiku masih terasa sedikit saki tapi tetap saja menyenangkan. Hingga akhirnya tempat yang kutuju pun sudah mulai dekat, dan akhirnya aku pun sampai setelah 20 menit aku berjalan. Wah senang sekali rasanya saat sampai di tempat ini. Karena memang tempatnya agak tersembunyi di dalam gang bukan di pinggir jalan. Jadi seperti tempat rahasia kalau di game GTA.

image

Jangga House.
Inilah sebenarnya tempat yang aku tuju. Ini adalah sebuah penginapan yang ada di daerah peringgan atau Iskandar Muda Medan. Jadi disini aku mau berjumpa dengan 1 orang pembicara di Retreat yang akan kami kerjakan di bulan 1 akhir, bg Tadius Gunadi. Akhirnya temanku pun menyusul dan sampai juga disini. Tapi mereka bertualang sama tukang becak😀
Kami pun berdiskusi sambil dijamu sarapan pagi oleh bang tadius. Banyak hal yang dibagikan oleh abang tersebut, terutama bagaimana seharusnya sebagaimana Murid Kristus.

Itulah petualangan yang aku kerjakan hari ini. Aku sangat bersyukur Tuhan izinkan merasakan petualanganku ini. Tidak sia-sia aku bangun pagi, lalu berjalan jauh walau kaki sedikit sakit dalam kondisi masih ngantuk. Memang saat kita melayani, Tuhan selalu berikan sukacita dan cerita yang indah bagi kita. Walaupun memang selalu ada yang dikorbankan dan diperjuangkan, tapi Tuhan selalu hargai pelayanan kita.

Mengikut Kristus memang menderita, tapi bukan berarti kita tidak sukacita.
Itu yang dikatakan bg Tadius di akhir pembicaraan kami.
Aku bersyukur, walaupun hanya dalam bentuk kecil, tapi aku bisa belajar “menderita” untuk Kristus.

Salam Murid Kristus🙂

*lupa berfoto dengan bg tadius tadi.
Tapi tak apalah😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s