Mencari Yang Sedang Terluka


image

Adakah yang saat ini sedang terluka hatinya?

Merasa hidup tak ada artinya?

Permasalahan terus saja menimpa, seakan-akan merasa Tuhan tak adil rasanya.

Orang lain tak mengerti akan kondisi kita.

Bahkan mungkin ada yang menghina atau menjelekkan kita.

Merasa sering dituntut melebihi kekuatan sendiri?

Berjuang untuk kelihatan baik, tapi tetap tak dihargai.

Mungkin ada juga yang baru putus cinta.

Ingin marah, menangis dan memaki-maki saja.

Ada yang bertengkar dengan keluarga?

Merasa kecewa karena tak sesuai dengan yang diharapkan?

Suatu yang dinanti tak kunjung tiba?

Tak bisa memaafkan orang yang bersalah terhadap kita?

Merasakan penat dimana-mana.

Tertekan batin, tak tau harus kemana.

Apakah ada penyakit dalam dirimu?

Atau kelemahan yang ada dari dulu?

Mungkin engkau terluka, kenapa Tuhan mengizinkannya?

Hati selalu tak tenang, tak ada damai sejahtera.

Apakah engkau selalu merasa dirimu tidak sempurna?

——

Kawan, terimalah dirimu yang sedang terluka.
Terimalah dirimu yang tak berdaya.
Akui bahwa kau tak sanggup memulihkan hatimu yang terluka.
Karena memang manusia tak sempurna.
Ada begitu banyak kelemahan dan kekurangan di dalamnya.
Hidup penuh dengan dosa.

Tapi justru karena itulah Tuhan datang ke dunia.
Karena ada begitu banyak jiwa yang berdosa.
Ada begitu banyak jiwa yang terluka.
Yang tak mampu mengobati dirinya, melepaskan diri dari jeratan dosa.
Keluar dari intimidasi, dan luka yang begitu dalam.
Dia datang, untuk menjadi penolong kamu dan saya.
Karena ya, kita tidak sempurna.
Kita sering terluka.
Kita tak bisa lepas dari dosa.
Dan karena itulah kita membutuhkan-Nya.
Dia mencari orang-orang yang berdosa.
Mencari orang-orang yang terluka hatinya.
Mencari orang-orang yang tak sanggup lagi menanggung beban dalam hidupnya.

Kalau kita tidak terluka dan berdaya, mungkin sering kita tak membutuhkan-Nya.

Yakobus 5:13a  Kalau ada seorang di antara kamu yang menderita, baiklah ia berdoa!

(Kalau ada yang terluka, bisa cerita biar kita bisa doakan bersama :))
Gbu🙂

One thought on “Mencari Yang Sedang Terluka

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s