Digidoy – Telor dan Orang Medan


—-Medan—-
Katanya sih banyak yang takut ke Medan, apalagi yang dari luar Sumatera Utara.
Katanya orang Medan itu kasar, keras, dan menyeramkan.
Katanya di Medan itu gak aman.
Nah itu kan katanya.
Tapi tau gak gimana Medan dan orang-orangnya sebenarnya?

Disinilah digidoy hadir untuk mengenalkan Medan.
Gak hanya ke orang diluar Sumatera Utara, tapi juga Internasional. Malah kalo bisa penduduk planet lain juga kalo mau kenal lebih dalam tentang Medan, digidoy siap untuk menceritakannya. Meski harus mengeluarkan uang banyak beli roket ke luar angkasa, digidoy gak segan ngeluarin uang😀 lagian digidoy ini juga bakal laris di luar angkasa nanti, soalnya dia kan punya tampang alien, jadi menjuallah di luar angkasa sana😀

—-Digidoy—-
Dengan ide cerita yang khas, digidoy mampu menyajikan hiburan yang tidak membosankan.
Selalu ada hal yang lazim terjadi di kota Medan, yang mungkin dianggap biasa-biasa oleh orang Medan sendiri. Tapi digidoy mengemasnya jadi tak biasa. Disitulah kemudian mengapa digidoy selalu dinanti-nanti. Entah apa lagi yang mau diangkat.

Dan menurutku secara pribadi, humor yang disajikan oleh digidoy ini adalah humor yang cerdas. Karena banyak permainan logika yang dimainkan didalam, dan dari situlah kelucuannya jadi terasa segar dan nikmat.

Di dalam seri komik digidoy sendiri ada 4 orang karakter utama yang akan sering muncul. masing-masing karakter punya ciri dan keunikan masing-masing.
Mereka adalah Digi, Doy, Coki dan Dev.

1.Digi
digiDigi mungkin bukanlah orang asli Medan, karena memang udah kelihatan dia beda kan. Yang lain bentuk manusia, dia sendiri bentuk telor. Mungkin dia itu alien yang merantau ke Medan.
Dia kemana-mana selalu sama si doy. Tak jarang dia jadi korban keisengan si doy, tapi kalo dipantau si digi ini juga sering usil juga sama doy. Si digi juga kayaknya numpang kos sama si doy.

2.Doy
doyDoy ini adalah sahabatnya si digi. Aku pikir, dia ini adalah representasi dari si komikus digidoy ini bang Dody Pratama.
Digambarkan dia sebagai anak kosan yang jomblo dan sering kenak bully.
Tapi dia tetap setia jomblo katanya, karena katanya kota terjomblo di Indonesia itu Medan.
Gak tau apa pekerjaan si doy ini, tapi mungkin sama dengan penciptanya ‘komikus’ juga🙂

3.Coki
cokiNah, si kawan inilah representasi orang Medan dan juga batak yang paling jelas digambarkan. Dari gaya omongnya dan hari-harinya juga kelihatan.
Dia kerjanya kadang gak jelas, kadang narik becak, kadang narik angkot, kadang narik selimut alias tidur-tidur aja, tapi dia tetap pantang menyerah. Khas orang batak sekali.
Walau ngomongnya kasar, tapi dia baik kok suka nolongi orang.

4.Dev
devPria yang tegap kekar ini biasa dipanggil bang dev.
Kerjaannya kayaknya sama dengan namanya, mungkin software developer. Soalnya sering bang dev ini promo tentang kegiatan yang berkaitan dengan IT.
Bang dev ini juga suka kali meleseng-lesengi alias manas-manasi doy dkk.
Tapi dia tetap sahabat yang baik kok buat semua.
Apalagi kalo mau traktir bakso.

—-Bertahan Lama—-
Aku pikir digidoy ini bisa bertahan lama.
Mengapa?
Karena mereka punya ciri untuk dipertahankan. Mungkin sudah banyak orang yang mencoba mengenalkan Medan melalui kaos dan sebagainya. Tapi melalui komik? Aku pikir baru mereka.
Dan tentunya akan lebih efektif menceritakan Medan dengan komik kan? lebih banyak yang bisa dibahas.

Dan mungkin memang ada waktu nantinya disaat sudah hampir semua hal dan kebiasaan yang terjadi di Medan habis diulas merek. Tapi aku pikir, dengan modal “Kek Ginilah Medan” mereka, mereka bisa tetap mengangkat topik hangat yang terjadi di seluruh Indonesia atau Dunia, dari kacamata “Kek Mana Medan” memandangnya. Jadi istilahnya “Kek Ginilah Medan Memandang Dunia”.
Aku pikir itu akan bisa membuat digidoy bertahan terus, dengan mengupdate kontennya dengan hal-hal yang sedang berkembang.

—-Mengapa Perlu Membaca Digidoy—-
Nah ini, mengapalah kelen2 perlu dan butuh baca digidoy?
Karena digidoy dan Medan punya banyak cerita untuk dibagi.
Dengan logat yang khas dan humor yang cerdas, cerita yang diramu oleh digidoy sangat menghibur. Buktinya pasti kelen udah ketawa2 pas baca komik digidoy di sepanjang posting ini😀

Dan juga kalo boleh aku saran, digidoy kedepannya bisa mengangkat tentang kebudayaan di Medan serta dari masing-masing suku yang berdiam di Medan. Banyak suku yang ada, dan aku pikir sudah banyak pemuda yang sudah tidak mengenal kebudayaan sukunya. Jadi kalo digidoy bisa mengangkat topik itu dan mengenalkan Medan dan keragamannya kepada semua orang, bukankah itu sebuah wujud cinta Digidoy pada Medan dan Indonesia?

So, tunggu apa lagi?
Langsung aja buka fanspagenya di:
https://www.facebook.com/digidoy

dan ini websitenya:
http://www.digidoy.com

cukup tekan like, dan rasakan khasiatnya setiap hari.
pasti ketawa2
😀

BONUS<\strong>—

Blog ini diikutsertakan dalam Lomba Blog Digidoy Komik –

2 thoughts on “Digidoy – Telor dan Orang Medan

  1. aku rasa, si jakup inilah raditya dika versi medan, ;D.. teruslah meramaikan dunia persilatan dengan imajinasi ndu, kup. sukses buat blog nya. moga2 lolos untuk lomba blognya.. \(^0^)/

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s