Angkot App. Jika Angkot Ada Aplikasinya


IMG_20131021_212358

Dalam hari-hari saya baik saat masih mahasiswa hingga saat ini sudah bekerja, setiap pulang dan pergi pasti naik angkot .Saya menikmati setiap perjalanan saya di angkot, walaupun kadang macet tak terelakkan. Karena itulah saya menamakan diri sebagai penikmat angkot.

Penikmat angkot. Mungkin ini adalah sebutan yang sedikit janggal dan aneh bagi kebanyakan orang. Istilah penikmat angkot, ini mengacu pada orang-orang yang sudah terbiasa naik angkot atau transportasi umum dalam bepergian.

Sekarang ini, hampir setiap hal sudah dibuat aplikasinya. Mulai dari aplikasi untuk jual beli online, konsultasi kesehatan, kencan, transportasi dan lainnya. Yang paling terkenal akhir-akhir ini terkhusus di bidang transportasi adalah Go-jek. Selain karena memberikan kemudahan dalam transportasi manusia dan juga pengantaran barang, Go-jek juga semakin dikenal karena sempat mendapat penolakan dari supir ojek tradisional.

Jika semua hal sudah dibuat aplikasinya, maka saya berpikir angkot juga seharusnya juga punya. Kalau mau buat aplikasi untuk angkot atau mungkin bisa kita namakan Angkot-app, apa ya fitur-fitur yang bisa disediakan disitu? Dari pengalaman saya sebagai penikmat angkot,ada beberapa fitur yang menurut saya mungkin bisa dikembangkan pada Angkot-app nantinya.

Fitur Maps

Fitur maps bertujuan untuk memberitahu informasi posisi angkot. Misalkan penumpang masih berada di rumah. Dia bisa mengakses Angkot-app untuk mengetahui dimana posisi angkot sedang berada dan dapat menghitung berapa estimasi waktu yang dibutuhkan angkot dari posisi aktualnya hingga sampai di tempat penumpang menunggu. Ini akan membuat penumpang lebih gampang memperkirakan waktu berangkat dari rumah menuju tempat menunggu angkot, sehingga penumpang tidak terlalu lama menunggu angkot.

Fitur Check In dan Check Out

Pada setiap angkot akan dipasang sebuah penangkap sinyal sehingga aplikasi setiap penumpang yang naik yang akan secara otomatis di deteksi oleh penangkap sinyal. Setiap penumpang yang sudah naik ke angkot dan log in, akan segera diketahui oleh aplikasi milik supir angkot dan secara otomatis menentukan di lokasi mana si penumpang naik dan turun nantinya.

Fitur Auto-Ongkos

Setiap penumpang nantinya tidak lagi membayar ongkos dengan uang fisik, namun dengan pemotongan saldo atau bolehlah dinamakan Auto-ongkos. Kelemahan angkot saat ini terkhusus dalam pembayaran ongkos adalah dalam perhitungan jumlah ongkos penumpang. Misalkan, tarif yang ditentukan oleh perusahaan penyedia angkot adalah Rp 5.500/10 Km. Ini berarti setiap 1 Km, penumpang membayar Rp 550. Namun faktanya, seringkali belum sampai 1 Km, ongkos yang diminta oleh supir malah Rp 1.000 atau Rp 2.000 rupiah.

Oleh karena itu dengan sistem saldo masalah ini dapat diatasi. Penumpang akan membayar ongkos sesuai dengan jarak yang ditempuhnya. Perhitungan jarak tempuh akan diketahui lewat fitur maps, karena penangkap sinyal pada angkot akan mendeteksi Angkot-app pada gadget setiap penumpang yang naik dan akan menentukan starting point dari perjalanan si penumpang. Penumpang akan mendapat harga yang tepat sesuai dengan perjalanannya.

Fitur Rating Supir dan Tip

Penumpang dapat mengetahui profil supir yang mengendarai angkot yang sedang dinaikinya. Supir angkot saat ini dikenal karena sering seenaknya membawa kendaraan di jalan raya. Ngebut, memotong dari kiri dan mungkin menerobos lampu merah sering terjadi. Oleh karena itu, penumpang bisa memberikan rating kepada supir dari angkot yang ditumpanginya. Jika supir ugal-ugalan, penumpang dapat memberikan rating rendah pada profil supir tersebut, serta dapat juga menyampaikan keluhan terkait bagaimana supir mengemudi. Ini dapat menjadi bahan evaluasi si perusahaan pemilik Angkot-app nantinya terhadap kinerja supirnya serta kepuasan penumpang.

Penumpang yang merasakan pelayanan yang baik dari supir dapat memberikan rating yang baik. Dan bila sangat puas, penumpang boleh memberikan tip kepada supir angkot, yang akan dipotong dari saldo yang dimiliki oleh penumpang.

Fitur Timeline

Pada Angkot-app, penumpang dapat menjalin pertemanan dengan penumpang lainnya. Setiap penumpang dapat melihat temannya check in di angkot. Penumpang juga dapat membagikan situasi yang dilihatnya di sepanjang jalan atau di dalam angkot. Ini membuat penumpang lainnya dapat mengetahui kondisi di jalan misalkan macet, kecelakaan atau informasi lainnya.

Nah, itulah beberapa fitur yang terlintas dalam benak saya, kalau misalnya ada yang mau mengembangkan Angkot-app nantinya. Mungkin bisa saja kalau ini terealisasi nantinya, akan mendapat penolakan juga dari angkot-angkot tradisional, karena harus lebih disiplin. Tapi tidak ada salahnya dicoba agar setiap penikmat angkot nantinya dapat lebih menikmati perjalanan sehari-hari.

7 thoughts on “Angkot App. Jika Angkot Ada Aplikasinya

  1. Weee… menarik sekali dirimu sudah memikirkan bisnis proses aplikasi Angkot App seperti ini, hehehe. Kalau menurutku yang paling mudah direalisasikan itu memetakan rute angkot deh. Jadi ada pengguna yang terhubung ke internet kemudian dia disuruh naik angkot dari pangkalan kembali ke pangkalan lagi. Nanti kan rute perjalannya bisa di-plot di aplikasi semacam Google Map.

  2. Tahun lalu adik saya yg SMP bikin app mirip yg mas paparkan buat olimpiade nasional gt mas. Sepertinya skrg doi baru mengembangkan lbh lanjut mlalui web angkota.net

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s