Hujan di Senin Pagi Kabanjahe


image

Katanya hujan bisa membuat berbagai memori terulang kembali.
Dan kali ini hujan terjadi di pagi hari di kota Kabanjahe.
Bukan facebook, tapi hujan yang mengingatkanku tentang memori beberapa tahun lalu.
Di saat dimana kalau yang namanya hujan di pagi hari, enak kali kalau tidur.
Tapi yang gak enak itu adalah harus bangun di pagi hari, karena hari senin harus sekolah.

Selalu ada pikiran yang berusaha meyakinkan untuk tidak usah sekolah, lanjutkan saja tidurnya.
Tapi nyatanya, pikiran itu kalah juga dengan teriakan kakakku dari dapur ikut sama bunyi kuali2nya.
Ya harus tetap sekolah.
Tak usah mandilah, yang penting cuci muka dan sikat gigi. Habis sarapan pergi ke sekolah.

Di sekolah, seluruh siswa punya harapan yang sama.
Sama-sama berharap upacara tak dilaksanakan, guru terlambat datang dan rupanya ada rapat dadakan.
Jadinya bisa malas-malasan di kelas.
Tapi sayangnya harapan itu selalu sirna.
Upacara bendera tetap terjadi.
Guru datang tepat waktu, menagih janji. (PR :D)
Dan rapat dadakan tak pernah terjadi.

Di tulis di Sinabung Jaya Raya
November 2016

 

PS:

setelah ku survey dari yang telah komen, sepertinya banyak yang bingung sama posting ini ya πŸ˜€ Gaya bahasaku emang kacau disini :D. Ini sebenarnya sejenis curhatan begitu, bukan puisi πŸ™‚

Inti posting ini sebenarnya adalah tentang mengingat kenangan di kampung halaman. jadi kalau mau komentar, boleh kasi komentar terkait itu ya πŸ™‚

*padahal rencana mau buat postingan yang bagus di sesi terakhir “berbagi dan komentar” yang akan dihapuskan dari jadwal rutin pojok WB. Kapan lagi coba blogku punya kesempatan dikomentari lebih dari 40 orang πŸ™‚

kalau rumah sepi, tiba-tiba ada banyak tamu yang datang, kan senang rasanya kan πŸ™‚

will miss this session, berbagi dan komentar.

Bagaimana Memory Bekerja (Surat Untuk Kawan – SMANSAKA)


(Post ini sebelumnya telah diposting terlebih dahulu di grup whatsapp choeys – XII IPA 1 SMA Negeri 1 Kabanjahe 2009 pada tanggal 13 Juni 2016)

image

Bagaimana Memory Bekerja

Tadi jam 7 kurang, aku ngantar flashdisk ke rumah eka p.
Pas nyampe di rumahnya, eka masih pake pakaian biasa.
Habis itu muncul dalam benakku, wah sepertinya senang rasanya bekerja di kabanjahe ya.
Otakku secara otomatis mengeluarkan statement itu, tanpa aku mengerti mengapa sebenarnya bekerja di kabanjahe memang akan betul2 lebih menyenangkan.
Padahal kalo kita tanya eka, vini, kristiana, mungkin mereka pun merasakan hal yang sama juga dengan yg kita (bekerja di luar kabanjahe) rasakan.
Merasakan tekanan dunia pekerjaan, tekanan atasan, dan kelelahan secara pikiran.
Ntah pun mereka juga sudah merasakan biasa2 aja kerja di kabanjahe.
(Tapi gak tau juga ya, apakah emang betul gitu, ini hanya opini saja :D)

Jadi menurutku mengapa otakku tiba2 memunculkan respon demikian, mungkin karena memori yang bekerja pada saat itu.
Memori yg bagaimana maksudnya?
Tentu memori yang indah, termasuk hal-hal yang terjadi bersama kalian semua.
πŸ˜€

Demikian yang ada di benakku saat ini.
Aku pun bingung kenapa harus menulis ini di pagi hari.
Tapi mungkin saja ini memang perwujudan pikiran melakonlis yang aku rasakan, selalu di saat sebelum meninggalkan kabanjahe.
Apakah teman2 juga merasakan hal yang sama saat berangkat dari kota kecil tercinta kita ini? πŸ˜€

Selamat pagi choeys.
Dari mobil murni express.
From kabanjahe with mbergeh.
πŸ˜€
Gbu

Dapat Harta Karun Itu Adalah…


Haloo semua.
Apa kabar? πŸ™‚

Hari ini aku nyuci dua celanaku.
Celana yang kucuci celana jeans duanya.
Lumayan terbentuk juga sih otot bicep ku tadi, karena nyuci jeans butuh tenaga extra.
Lagian, emang aku gak terlalu mahir mencuci, gak bakat kayaknya. *iya pulak nyuci jadi bakat ya πŸ˜€

Nah, tadi pas nyuci baju, aku gak terlalu semangat sih.
Karena aku menunda-nunda mencuciku.
Akirnya karena hari sudah gelap dan celana sudah terlanjur direndam, kucucilah celana itu.
Ditemani hujan yang tidak terlalu deras, semakin romantislah aku dengan cucian ini πŸ˜€

Sabun di sabun.
Sikat di sikat.
Dari bagian atas sampai bawah.
Dan akhirnya masuk ke bagian saku.
Nah, pas aku cuci bagian saku, aku merasakan ada yang kasar di dalamnya. Lalu coba kubongkar lebih dalam saku celana itu dan tak disangka, kutemukan uang Rp 6.000 di dalamnya. Wah senangnya hatiku, kayak dapat harta karun πŸ˜€

Yap.
Bagiku dapat harta karun itu adalah kalo nemukan uang di saku celana pas nyuci. Apalagi di saat kondisi keuangan sudah sangat menipis, ato tidak ada lagi. Tapi tiba-tiba dapat harta karun πŸ˜€
Ya, mungkin Rp 6.000 gak terlalu besar ya, tapi lumayanlah bisa jadi ongkos angkot.
Pernah juga sih dapat Rp 20.000, tapi diatas itu gak pernah aku dapat.
Soalnya kalo uang diatas itu, kayaknya aku gak pernah lupa sehingga tidak berakhir di tempat cucian.
Hahahaha

Sampai jumpa di postingan selanjutnya.
πŸ™‚

NB:
Uangku yang Rp 6.000 tadi kujemur diatas rice cooker akhirnya πŸ˜€

image

Tas Juga Mengandung Banyak Cerita


tas

 

 

Tas ini yang menemaniku kuliah sejak aku kena penyakit tipus di semester 2

Tas ini yang menemaniku ikut kelompok PA saat harus kembali mengulangnya

Tas ini yang menemaniku yang dengan perasaan takut saat pertama kali melayani di kampus

Tas ini yang menemaniku menunggu angkot saat berangkat dan saat pulang

Tas ini yang menemaniku menjumpai dosen pembimbing

Tas ini yang menemaniku saat berjumpa dengan orang yang aku cinta

 

Tas ini yang menyimpan bukuku saat aku mau kuliah

Tas ini yang menyimpan laptopku saat aku mau belajar laboratorium

Tas ini yang menyimpan tugasku saat harus di kumpul kepada dosen

Tas ini yang menyimpan Alkitab dan bahan PA ku saat aku mau ikut ibadah dan kelompok PA

Tas ini yang menyimpan setiap kadoku kepada orang yang aku cinta

Tas ini yang menyimpan skripsiku dari mulai bimbingan sampai aku sidang

 

Tas ini yang melindungi pakaian yang kubawa saat aku pulang kampung

Tas ini yang melindungi setiap titipan yang kubawa kemana-mana

Tas ini yang melindungi semua arsip penting milikku

Tas ini yang melindungi makanan dan minuman yang kubawa saat aku pergi

Tas ini yang melindungi setiap berkasku saat aku mau melamar pekerjaan

Tas ini yang melindungi kepalaku saat aku berjalan di tengah hujan

 

Kini…

 

Tas ini sudah robek di bagian talinya

Tas ini sudah ditambal di bagian luarnya

Tas ini sudah bolong di bagian punggungnya

Tas ini sudah rusak resletingnya

Tas ini sudah waktunya untuk pensiun

 

Terimakasih Tuhan, untuk tas yang kuat yang bisa kupakai dalam hari-hariku πŸ™‚

Kau Yang Berasal Dari Kentang


Ada yang pernah dengar judul blog ini?
Terdengar familiar di telinga kalian?

Di postingan kali ini aku bukan mau membahas tentang sinetron di tv yang kemaren heboh, karena mencaplok cerita dari drama korea.

Disini aku mau bercerita tentang kesukaanku terhadap “sesuatu yang berasal dari kentang”.

Ada banyak yang berasal dari kentang.
Ada kentang goreng, ada perkedel, ada kentang rebus, kentang gulai, kentang rendang dll. Tapi yang paling aku suka adalah kentang goreng dan perkedel.

Kentang goreng.

image

(gambar dari resep4.blogspot.com)
Aku punya pengalaman yang indah kentang tentang goreng. Eh salah, tentang kentang goreng maksudku.
Jadi dulu, kakakku buat kentang goreng dirumah. Pas aku dan temanku siap bermain, kakakku langsung menyuguhkan kentang goreng dan juga saus sambal. Pas kumakan, aduh serasa dunia milik berdua saja, antara aku dan kentang goreng. Mantap betul ini kentang, apalagi dicoel pake saus pedas. Mantap!!

Perkedel.

image

(Gambar dari :id.wikipedia.com)
Ini adalah makanan favoritku. Paling enak, makan perkedel pas lagi hangat, pake nasi hangat dan dicoel dengan saus pedas. Slurp.
Kadang kakakku menduetkan daging dalam perkedel. Jadi didalam perkedel, ada daging ayam yang menunggu untuk disantap. Jadi makin top perkedel ini.
Tapi sekarang, kakakku udah jarang buat perkedel. Gak tau kenapa. Mungkin karena kalo aku makan perkedel, sekali masuk mulut langsung 3 perkedel, jadi gak kebagian yang lain, aku pun tak mengerti. Itu masih misteri.

Yup, sekian postinganku tentang “Kau yang berasal dari kentang”
Suatu saat nanti aku akan memakanmu lagi oh kau yang berasal dari kentang.
Bagi pembaca yang mau buatkan perkedel ato kentang goreng, bisa dikirim ke email ku aja ya.
Nanti kudonlot perkedel dan kentang gorengnya πŸ˜€
Sampai jumpa di postingan selanjutnya…

Pukulan Sayang – Edisi Kenangan Indah


Pukulan Sayang??? Apa itu???
Lucu ya judul postingan kali ini. Gimana ya yang dimaksud dengan pukulan sayang??
Apakah pukulan manja gitu?*kesel kesel kesel deh sama kamu* *puk puk*

Hahaha..
Aku rasa teman-teman semua udah tahu ya, apa itu pukulan sayang. Kan sering dibilang sama ortu ato guru kita pas sekolah dulu:”Sebenarnya ibu cubit dan pukul kalian, karena ibu sayang sama kalian..”
Pernah kan dengar kata-kata di atas πŸ˜€

Yup..
Pukulan sayang itu adalah pukulan yang diberikan sebagai bentuk kasih sayang, ato tepatnya hukuman bagi kita-kita kalo buat kesalahan.

Kok Tiba-tiba Bahas Pukulan Sayang??
Hari ini aku ngumpul sama teman 1 kelompok PA ku. Ada ales, nulika dan uly. Habis jam doa, kami pergi ke tempat buah. Ini sebenarnya idenya si uly *sepertinya*, karena memang dadakan ini acaranya.
Sampe di tempat buah, kami pun mesan buah. Karena gak lucu aja di tempat buah kami mesan kebaya, apalagi daftar wisuda #ehh.

Akhirnya kami pun makan buah dan buah pun habis kami makan. Tapi ya namanya udah sore, jadinya perut pun masih lapar walau udah makan buah. Akhirnya kami pun mesan ayam kfc *tapi yang kw* dan bakso yang memang warungnya bersebelahan dengan tempat jual buah yang kami datangi. Kami pesan dan *tingtong* bakso dan ayam kfc pun datang. Kami pun makan dengan lahap dan juga serius.

Lho Jadi Dimana Pukulan Sayangnya??
Oh iya, jadi lupa bahas kan, saking lahapnya kami makan :D. Jadi sepanjang kami makan kami bahas banyak hal. Mulai dari isu-isu berkembang *ciee gaya kali* sampai isu yang gagal berkembang #ehh tidak luput dari pembahasan kami. Sampai akhirnya kami bercerita tentang pengalaman-pengalaman masa kecil kami. Jadi pengalaman ini kebanyakan bercerita tentang suka duka waktu masih kecil, kena hukum sama ortu.

Adalah yang kena pukul karena ngerobek raport SD nya. Alasan dia ngerobek, karena gak diajak ikut daftar masuk SMP.
Ada yang mencicip pemukul tilam, karena malas sekolah.
Ada juga yang pernah merasakan manisnya hanger di lengan, karena gak ngerjakan tugas rumah.
Ada juga versi kurungan, jadi karena bandel dia dikurung. Ada yang dikurung di loteng, ada juga di dalam tong.
Versi gak berani pulang ke rumah juga ada, karena takut dimarahi gara-gara telat pulang kerumah. Alasannya karena nanggung main petak umpet πŸ˜€

Ini emang alasannya banyak yang sepele. Tapi bagi anak-anak, ini merupakan masalah yang serius. Ada yang sampe gak cakapan sama ortu karena masalah itu. Ya tapi syukurlah jadi cepat cakapan juga sama ortu. Mungkin karena urusan minta uang jajan, makanya jadinya cakapan *pengalaman pribadi πŸ˜€

Syukur Pada Tuhan
Tapi bersyukurlah kepada Tuhan, akhirnya kita semua bisa diajari untuk mengerti kenapa hal itu terjadi. Semua hukuman itu, pukulan itu, kurungan itu, hanger itu, juga terjadi bukan tanpa alasan. Ada kesalahan yang kita kerjakan, dan ortu mau mengajari kita bahwa itu salah. Mungkin lain-lain cara ortu mendidik, tapi bersyukur karena kita bisa mengerti. Kita tahu kalau itu adalah pukulan sayang. Pukulan yang buat kita gak jadi manja. Pukulan yang membuat kita belajar bahwa setiap kesalahan tidak boleh dibiarkan, tapi akan mendapat konsekuensi dari setiap masalah. Dan bersyukur kepada Tuhan, kalo kejadian itu tidak membuat kita benci pada orang tua. Malah sekarang bisa bersyukur, karena kalo dipikir-pikir, dibandingkan hukumannya, jauh lebih banyak kesukaan yang kita rasakan dari ortu kita. Kasih sayang, makanan, perhatian, kecukupan uang, dsb.

Akhir Kata
Aku sih gak menganjurkan ortu zaman sekarang, gunakan itu semua dalam mendidik anak. Tetap minta hikmat sama Tuhan, untuk menyikapi setiap masalah dengan anak. Memang orang tua sangat berjuang dalam mendidik anak-anak, karena terkadang si anak masih belum mengerti apa yang menjadi tujuan orang tua dalam memberikan pelajaran itu.

Yang mau kutekankan adalah, bahwa setiap kenangan tadi, walaupun dulu menyakitkan, tapi saat mengingat lagi sekarang, saat sudah dewasa *ciee dewasa :D*, jadinya lucu dan malah mengundang gelak tawa yang sangat membahana *apalagi si ales*. Dan sangat bersyukur, banyak pertumbuhan dan karakter yang baik yang dihasilkan dan kami rasakan saat ini, saat kami berbagi tadi.

So tetap bersyukur untuk semua pengalaman yang kita rasakan. Kita percaya Tuhan punya rencana yang baik dan indah untuk setiap hal yang terjadi dalam hidup kita.

Tetap bersyukur πŸ™‚

Kado termanis buat kita


πŸ™‚

monikaginting

Tradisi Suku Karo yang menganut sistem Patrilineal membuat Keluargaku sangat mengharapkan Adanya penerus merga Ginting Sinusinga..Setelah lama menanti akhirnya nande Tigan alias Mamakku mengandung untuk kesekian kalinya dengan satu harapan semoga kali ini yang terakhir dan akan lahirlah Merga Ginting.
Tapi sedikit ganjalan dihatiku karena mamakku mengandung di usia yang tidak muda lagi dan aku juga hampir memasuki usia 17 tahun..Ketika kabar kehamilan mamakku terdengar aku sedikit tidak suka..Alasannya sudah tua kok mengandung lagi..padahal sebenarnya aku agak malu karena sudah menjadi anak Gadis kok bakalan punya adek lagi..Kehamilan mamakku berjalan lancar karena mamak masih aktif bekerja sebagai paramedis dan juga sangat rajin marathon demi memperkuat stamina..Tapi rasa malu yang kupunya masih terasa besar apalagi jika menemani mamak jalan pagi..Kata mendiang nenek biringku β€œtidak apa mamak hamil lagi mudah-mudahan kali ini yang lahir adek Laki-laki”iiihh rasa kesalku kian memuncak..
Hari berlalu hingga tiba di awal april mendiang bapakku berkata kepadaku”nak..sepertinya Kita…

View original post 296 more words