Kantong Plastiknya Gak Bayar Kok


image

Semalam, habis melewati tanggal 42, aku memutuskan untuk belanja perlengkapan tempur semacam sampo, sabun, dsb di salah satu minimarket ternama di Indonesia.

Pas sudah kubawa barangnya ke kasir untuk membayar, si kasir langsung ambil plastik. Aku bilang “tidak usah pakai plastik”, tapi si mbak bilang “gak bayar kok bang”.

Aku tidak pakai plastik kalau belanja, ya bukan karena gratis plastiknya. Tapi dari langkah kecil seperti ini, bisa berdampak besar pada kondisi bumi kita.
Kalau masih bisa dipegang atau muat di tas, ngapain boros2 pake plastik?

Sayur Pakai Kaldu


image

Sebenarnya agak malas makan sayur.
Tapi karena memang perlu untuk kesehatan ya harus makanlah.

Kemarin diajari kakakku cara masak sayur yang gampang, cuma pakai garam yang dicampur ke air mendidih.
Rasanya agak beda, karena setengah masak.

Membuat sayur seperti ini, aku jadi teringat orang2 korea itu. Yang mereka buat kompor ditengah, lalu dimasak kaldu disitu. Dan semua sayur dimasukkan, kemudian dimakan dari situ. Enak kayaknya ya.

Speak Up And Dance With Others


Aku sedang suka mendengar lagu “Shut Up And Dance” yang dibawakan band (kalau tidak salah) Walk The Moon.

Liriknya menarik, karena si cowok dan si cewek klop.

Tapi sayangnya sepertinya liriknya sedang tak cocok dengan realita.

She said “just speak up and dance with others”
This woman maybe not my destiny.
I said uuu huuu..

cinta


Cinta.
Memang pas bikin gila.
Hati bikin otak tak bekerja.
Melakukan hal yang tak terduga.

Cinta.
Kadang kala tak tau jalannya.
Berpetualang kemana-mana.
Mencoba-coba tanpa takut akibatnya.
Kena akibat, masih mau coba juga.
Karena gila bikin hilang logika.

Cinta.
Tak sekedar fisik belaka.
Harus mengenal siapa dan mengapa.
Karena tanpa bertanya-tanya.
Mungkin hanyalah kekaguman belaka.
Yang sebentar tinggal sirna.

Cinta.
Perjalanan bersama sang Mahakuasa.
Belajar merasa dari si Pemilik cinta.
Belajar mencinta dari Pribadi yang sanggup memberikan fakta.
Bukan teori atau retorika.

Cinta.
Berharap mengerti segera artinya.
Mencinta bukan bertumpu pada yang fana.
Tapi atas dasar yang sebenarnya.

Cinta.
Rasa yang diberi sang Pencipta.
Tak semua orang dapat merasa.
Tapi disaat kita meminta.
Dia akan memberikan-Nya.

Kinda miss someone


I don’t know if the grammar is true or wrong, but this night i kinda miss someone when i see someone.

So this someone was look like someone, so it made me miss someone. This someone has been with someone now, so it’s hard to see this someone.

This someone is a good one and the nice one, so it fun when i remember this someone.

Good night someone.

Bagaimana Memory Bekerja (Surat Untuk Kawan – SMANSAKA)


(Post ini sebelumnya telah diposting terlebih dahulu di grup whatsapp choeys – XII IPA 1 SMA Negeri 1 Kabanjahe 2009 pada tanggal 13 Juni 2016)

image

Bagaimana Memory Bekerja

Tadi jam 7 kurang, aku ngantar flashdisk ke rumah eka p.
Pas nyampe di rumahnya, eka masih pake pakaian biasa.
Habis itu muncul dalam benakku, wah sepertinya senang rasanya bekerja di kabanjahe ya.
Otakku secara otomatis mengeluarkan statement itu, tanpa aku mengerti mengapa sebenarnya bekerja di kabanjahe memang akan betul2 lebih menyenangkan.
Padahal kalo kita tanya eka, vini, kristiana, mungkin mereka pun merasakan hal yang sama juga dengan yg kita (bekerja di luar kabanjahe) rasakan.
Merasakan tekanan dunia pekerjaan, tekanan atasan, dan kelelahan secara pikiran.
Ntah pun mereka juga sudah merasakan biasa2 aja kerja di kabanjahe.
(Tapi gak tau juga ya, apakah emang betul gitu, ini hanya opini saja :D)

Jadi menurutku mengapa otakku tiba2 memunculkan respon demikian, mungkin karena memori yang bekerja pada saat itu.
Memori yg bagaimana maksudnya?
Tentu memori yang indah, termasuk hal-hal yang terjadi bersama kalian semua.
😀

Demikian yang ada di benakku saat ini.
Aku pun bingung kenapa harus menulis ini di pagi hari.
Tapi mungkin saja ini memang perwujudan pikiran melakonlis yang aku rasakan, selalu di saat sebelum meninggalkan kabanjahe.
Apakah teman2 juga merasakan hal yang sama saat berangkat dari kota kecil tercinta kita ini? 😀

Selamat pagi choeys.
Dari mobil murni express.
From kabanjahe with mbergeh.
😀
Gbu

5 Hal Yang Patut Direnungkan Kalau Kamu Tidak Pernah Membagikan Mimpimu Kepada Orang Lain


Sebenarnya artikel ini kubuat untuk kontes di hipwee.

Tapi ternyata setelah 2 minggu, gak dipandang2 artikel ini oleh pihak hipwee.

posting disini ajalah ya 😀

——–

Semua orang pasti punya mimpi. Selain karena setiap orang pasti tidur di malam hari :D, pikiran yang dianugerahkan Tuhan kepada manusia, membuat kita dapat mengimpikan sesuatu yang kita idamkan bisa terwujud di dalam hidup. Mimpi tersebut akan dapat terwujud kalau kita mulai mengerjakannya. Tapi bagi beberapa orang, mimpi itu seringkali tidak terjadi bahkan terkadang berujung pada sebuah kekecewaan, karena mimpi yang sebenarnya dapat dicapai, tak bisa direalisasikan. Ini bisa terjadi karena orang tersebut tidak pernah membagikan mimpinya kepada orang lain. Apakah kamu juga orang yang tidak pernah membagikan mimpimu kepada orang lain? Mungkin beberapa hal ini dapat kamu renungkan.

1. Terbenam dalam pemikiran sendiri dan pesimisme

Pesimis via http://cdn.jitunews.com/dynamic/article/2014/10/30/3663/LXr9HIeYBZ.jpg?w=632

Seorang yang selalu mengerjakan sesuatu sendiri tak selalu karena merasa dirinya mampu. Ini bisa terjadi karena dia kurang bisa memberikan kepercayaan kepada orang lain, merasakan bahwa orang lain tidak akan dapat membantunya sungguh-sungguh atau malah ide itu akan dicuri oleh orang tersebut. Ini yang akan membuat kamu akan selalu terjebak dalam pemikiran sendiri yang akhirnya selalu berujung pada pesimisme. Bisa saja kamu adalah orang yang sangat kreatif, karena kamu selalu bisa berkhayal dalam pikiranmu sendiri tentang banyak ide-ide yang sangat bisa direalisasikan. Namun karena kamu tidak membagikannya dengan orang lain, ide kreatif itu hanya kamu simpan sendiri dan semakin terbenam dalam dalam pikiran sampai akhirnya kamu tidak punya semangat untuk mengerjakannya, atau akhirnya memilih untuk tidak memikirkannya lagi.

2. Kaki terikat tak bisa melangkah

Kaki Terikat via https://statik.tempo.co/?id=241737&width=620

Bermimpi adalah suatu hal yang sangat indah. Membayangkan sesuatu yang dalam realita akan sulit untuk didapatkan, namun saat kita mengimpikannya hal itu seperti sudah ada di depan mata. Untuk mewujudkan suatu mimpi tentu tidak mudah, butuh usaha yang ekstra serta pengorbanan yang bisa sampai mencucurkan air mata. Namun hal itu tidak akan pernah terwujud jika kita memilih mengerjakannya sendirian. Tak semua orang dapat terus kuat dan tegar dalam mencapai mimpinya. Seringkali hal-hal yang sudah direncanakan sebelumnya tak berjalan sesuai harapan atau bisa saja terjadi hal-hal yang diluar dugaan sehingga menghambat terwujudnya mimpi tersebut. Langkah kaki akan semakin berat melangkah, disaat semakin banyak beban yang kamu pikul di pundakmu sendiri. Kamu membutuhkan orang-orang yang dapat membantumu mengerjakannya bersama-sama. Semangat dari orang lain juga akan sangat membantu disaat kamu serasa ingin berhenti melangkah melanjutkan perjuanganmu.

3. Dihantui memori kegagalan setiap hari

Kenangan Buruk via http://cdn-2.tstatic.net/palembang/foto/bank/images/kenangan-buruk.jpg

Segudang ide yang kamu punya akan selalu muncul dalam pikiranmu, terlepas apakah ide itu kamu kerjakan atau tidak. Jika kamu kerjakan, ide itu akan menjadi memori yang indah dalam pikiranmu, yang membuatmu semakin bersemangat mewujudkan ide lainnya. Namun jika ide-ide itu tidak pernah kamu laksanakan, maka memori tentang kegagalanmu yang tidak pernah memulai mewujudkan ide-ide tersebut akan selalu menghantui hidupmu. Dan kamu merasa kamu layak menanggung itu semua dan merasa bahwa kamu adalah orang gagal yang tidak akan pernah bisa apa-apa dan memutuskan tidak akan memulai ide apa pun yang muncul berikutnya.

4. Mampu berenang melawan arus, namun selalu terbawa dalam arus

Melawan Arus via https://bisnisnesia.files.wordpress.com/2015/02/melawan-arus.jpg

Dengan ide yang kamu miliki kamu seharusnya bisa menjadi orang yang anti mainstream, melakukan hal yang out of the box. Tapi akhirnya kamu akan selalu menjadi orang dalam jalur mainstream, karena idemu hanya sebatas di pikiran saja. Dan itu akan sangat membuatmu frustrasi, karena kamu memiliki keyakinan bahwa kamu mampu untuk menjadi berbeda, namun faktanya kamu tetap menjadi orang yang sama dengan lainnya. Ide yang sepertinya sangat mungkin untuk kamu wujudkan, dan memberikan dampak positif tidak terwujud karena kamu selalu memendamnya sendiri. Dan bila akhirnya ada orang lain yang berhasil mewujudkan ide tersebut, kamu pun akan menjadi menyesal dan kecewa sehingga kamu hanya bisa berkata bahwa kamu pernah memikirkan hal itu sebelumnya. Tentu ide yang tidak pernah direalisasikan tidak berarti apa-apa.

5. Mulailah Berbagi

Persahabatan via http://fotokita.net/blog/wp-content/uploads/2016/01/aris-munandar_-_potret-persahabatan.jpg

Jika kamu merasakan hal diatas dan kamu tau kamu harus keluar dari situ, maka mungkin ini waktunya bagimu untuk membagikan mimpi dan idemu. Mulailah berbagi dengan orang-orang yang kamu rasa mau mendengarkanmu. Walaupun orang yang akan mendengar idemu, belum tentu dapat membantu mewujudkannya, namun dengan membagikannya kepada orang lain, dapat membuatmu mengetahui hal-hal yang belum terpikirkan dalam ide itu sebelumnya. Orang-orang  dapat memberikan pendapatnya tentang ide itu kepadamu.

Apabila kamu sulit untuk dapat berbagi dengan orang lain secara langsung, ada alternatif lain untuk dapat membagikan mimpi-mimpimu, yaitu dengan menulisnya di media online. Saat ini ada banyak website-website yang memberikan ruang  untuk dapat berbagi ide yang ada dalam pikiranmu. Kamu dapat menuliskan ide tersebut disitu dan menantikan ide tersebut dibaca oleh banyak orang. Setiap orang yang membaca dapat memberikan komentarnya dan hal ini tentu menjadi lebih efektif karena kamu bisa mendapat feedback yang lebih banyak dari orang-orang yang berbeda. Tak menutup kemungkinan orang yang membaca tulisanmu juga memiliki ide yang sama denganmu dan kalian bisa memutuskan untuk bekerja sama mewujudkan ide tersebut. Karena persahabatan tak selalu di mulai di masa SMA. Bisa saja persahabatanmu terjadi disaat kamu mulai membagikan idemu terhadap orang lain.